Gemar Membaca Harus Dimulai dari Keluarga

by -132 views

Kupang, mediantt.com – Perpustakaan Nasional kini hadir dalam wajah baru dengan layanan berbasis digital melalui Aplikasi Ipisnas, yang bisa diakses melalui multi operating android, IOS ataupun Windows dan multi device seperti smartphone, tablet dan laptp aplikasi ipusnas. Ini yang mengintegrasikan fitue membaca buku digital dengan media sosial. Namun, diingatkan bahwa gemar membaca itu dimulai dari keluarga.

Demikian disampaikan Kepala Direktorat Deposit Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional, Dra Lucya Dhamayanti, pada kegiatan Safarii Gerakan Nasional Gemar Membaca 2017, yang digelar Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi NTT, jumat (26/5). Hadir saat itu, Wakil Gubernur NTT Beny Litelnoni, Anggota DPR RI Anita Gah, para akademisi, pelajar dan mahasiswa perwakilan dari universitas yang ada di Kota Kupang.

Ia mengatakan, saat ini koleksi Ipusnas ada 12.526 judul, dengan 125.260 eksemplar dan akan mengalami penambahan dan sudah diunduh/didownload sebanyak 22.352 kali, dengan jumlah pengusaha aktif 18.555 orang dan total sirkulasi buku yang dipinjam 8.812 copy dan buku yang diantri 4.148 copy. Selain  Ipusnas, pengusaha nasional menyediakan akses E-jurnal sebanyak 754.528 eksemplar dan e-book 21.504 eksemplar, termasuk  layanan Indonesiaonesearch, sebuah layanan yang dapat diakses oleh semua perpustakaan di Indonesia melalui 1 pintu.

Menurut dia, saat ini telah terhimpun 3.073.289 record dari 529 perpustakaan di Indonesia. Kkelak layanan ini juga akan dilengkapi sebuah fitur untuk mendeteksi plagiatisme. Hingga kini pemerintah pusat dan berbagai komponen berpartisipasi aktif dalam pembangunan taman bacaan, kuda pustaka di purbalingga, kapal pustaka di Sulawesi Barat dan angkot pustaka di Bandung.

“Bentuk pustaka bergerak diinisiasi oleh masyarakat bukan oleh pemerintah. Membangun masyarakat yang berbudaya membaca difasilitasi dan dilaksanakan oleh pemerintah dan pihak swasta,” katanya.

Lucya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gub NTT dan jajarannya, yang telah memberikan dukungan terhadap program pengembangan perpustakaan dan pembudayaan gemar membaca guna peningkatan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.

Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah, yang bermitra kerja dengan Perpustakaan Nasional, untuk mendukung gerakan gemar membaca Indonesia, sudah mengeluarkan UU No 43  Tahun 2007 tentang Perpustakaan Nasional. Anita mengajak agar gemar membaca dimulai hari ini dari  peserta yang hadir dalam kegiatan Gemar Membaca. DPR RI khususnya Komisi X selalu mendorong dan menyetujui anggaran.

“Hasil kajian menunjukkan budaya baca dari Perpustakaan Nasional masih rendah,” katanya Karena itu, ia berharap agar ketika pemerintah telah bekerja keras, maka masyarakat juga harus punya semangat menumbuhkan minat baca. “Saya harap ke depan perpustakaan hadir dalam setiap gereja dan masjid. Perpustakaan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat NTT. Saya minta Gubernur, Walikota dan Bupati di NTT memperhatikan pembangunan perpustakaan daerah, termasuk perpustakaan di desa,” katanya.

Wagub Beny Litelnoni meminta agar program gemar membaca dimulai dari lingkungan keluarga. “Minat baca di NTT cukup baik namun masih terbatasnya ketersediaan buku di masyarakat. Lewat teknologi ini, bisa membaca secara elektronik lewat android. Kembangkan minat baca sejak usia dini,” kata Wagub. (rb)

Ket Foto : Penyerahan plakat Gemar Membaca dari Iu Lucya kepada Wagub NTT, disaksikan Anita Gah dan Kadis Perpustakaan NTT, Frederik Tilman.