Rayakan Hari Perawat Sedunia, Ini Pesan Penjabat Bupati Lembata

by -179 views

Lewoleba, mediantt.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia Cabang Lembata menggelar sejumlah acara untuk memperingati Hari Perawat sedunia. Antara lain, jalan sehat dan seminar sehari. Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk, memesan para perawat agar selalu murah senyum. Sebab, senyum adalah obat mujarab untuk kesehatan pasien.

“Perawat harus murah senyum karena senyum adalah obat mujarab untuk kesehatan pasien,” kata Piter Manuk dalam sambutannya.

Pesan lannya, lanjut Manuk, agar setiap Puskesmas maupun Rumah Sakit harus bisa menjaga kebersihan sehingga pasien nyaman dalam menerima pelayanan,” katanya, dan meminta maaf karena selama menjabat sebagai Penjabat Bupati belum banyak berbuat bagi perawat di Lembata.

Seperti disaksikan mediantt.com, Sabtu (13/5), Jalan Sehat bertajuk “Gerakan Perawat untuk Masyarakat Sehat” ini dilepas oleh Penjabat Bupati Lembata, Petrus Sinun Manuk, dengn titik star dari halaman kantor bupati menuju lapngan eks Hari Nusantara.

Usai jalan sehat para perawat yang diperkirakan berjumlah 300 orang, bersama undangan mengikuti senam pagi dan cuci tangan dengan 6 langkah. Selain itu, dilakukan juga penyematan 100 bunga untuk 100 pasien. Juga, sebelum seminar dilakukan pengangkatan sumpah perawat lulusan program khusus Keperawatan Lembata.

Ketua Panitia, Maria Elisabet Jaya, kepada media ini menjelaskan, perawat dengan moto “Ayo kerja, berupaya kerja keras, kerja cepat, kerja tuntas untuk pelayanan yang profesional dan pendekatan kemanusiaan, agar pasien nyaman dan cepat sembuh. “Kegiatan ini merupakan upaya mengingatkan perawat d Lembata agar tetap profesional dalam menjalankan tugas dan panggilan, juga tetap beretika dan tangungjawab,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya pada Seminar Sehari pada puncak perayaan hari perawat, Ketua DPD PPNI Lembata, Maria Dolorosa Tuto, menjelaskan profil perawat di Lembata, bahwa fugsi PPNI adalah pemersatu, pembina, pengembang dan pengawas. “Visi PPNI adalah terwujudnya organisasi profesi yang sejajar dengan organisasi profesi kesehatan lainnya,” ujarnya.

Ketua Komisi 3 DPRD Lembata, Frans Wuhan, yang juga hadir dalam seminar itu mengatakan, DPRD Lembata membutuhkan data perawat dan penyebarannya di seluruh Lembata. “Data ini penting agar DPRD dapat menyusun kebijakan berupa Perda yang memayungi perawat di Lembata,” katanya.

Sekretris Badan Kepegawaian Daerah Lembata, Patrisius Ujan, menjelaskan peran peran pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan perawat di Lembata.

Sekretaris DPW PPNI NTT, Fransiskus Woge Ratu mengatakan, penguatan organisasi PPNI dalam menunjang pembangunan kesehatan di Lembata. ia berharap, perawat di Lembata dipayungi Perda agar kesejahteraan yang impikan seluruh pelayan kesehatan bisa tercapai.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPW PPNI NTT, Sabinus Kedang, dalam materinya tentang Regulasi keperawatan menjelaskan, hingga saat ini harus diakui bahwa masih adanya kesenjangan dalam memberikan reword antara perawat dan profesi kesehatan yang lain. Padahal, dalam kerja pelayanan juga pendelegasian tugas pelayanan sama, namun belum diimbangi hak yang layak.

Pembicara lainnya, Sekretaris Dinas Kesehata Lembata, Abubakar Ratumanu menegaskan, peran perawat dalam pembangunan kesehatan di Lembata sangat dibutuhkan. Untuk itu, peningkatan pendidikan perawat harus terus berlanjut, misalkan yang SPK dan SKEP bisa sekolah lagi untuk meraih gelar D3 Perawat atau S1, namun tetap disesuaikan dengan anggran daerah.

Menurut dia, pemerintah akan terus berupaya agar bisa mendapat tambahan anggaran, mungkin dari APBN sehingga perawat di Lembata bisa melanjutkan pendidikan.

Maria Heny Riberu, perawat yang bertugas di RSUD Lewoleba ketika dimintai komentarnya, menuturkan, bangga menjadi perawat. Bagi dia, dengan hadirnya PPNI cabang Lembata, ia dan segenap perawat yang lain merasa terlindungi. “Peringatan hari perawat sedunia ini adalah swadaya dari seluruh perawat, namun kami puas karena persaudaraan dan kekompkan kami terjalin dengan baik. Ke depan kami harapkan agar bisa dibantu untuk menggelar hajatan yang sama,” katanya. (steny)