Siswa Larantuka Tewas Gantung Diri di Maumere

by -219 views

Maumere, mediantt.com – Kota Maumere kembali dikejutkan dengan peristiwa gantung diri pada Selasa (2/5). Kali ini korbannya adalah seorang pelajar Kelas XII SMK Watowiti, Larantuka, Flores Timur, bernama Petrus Boki Ruron. Laki-laki 18 tahun ini ditemukan tewas gantung diri di Maumere Kabupaten Sikka. Padahal dia baru saja berniat pulang ke Larantuka untuk mendengarkan pengumuman kelulusan yang dijadwalkan hari itu.

Petrus Boki Ruron meregang nyawa di kamar mandi sebuah kost di Gang Namang, Wairbubuk, RT/RW 01/01, Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur. Seutas tali nilon berwarna biru masih melilit di lehernya. Belum diketahui apa modus peristiwa gantung diri ini.

Anak muda ini berada di Maumere selama sudah kurang lebih satu minggu. Dia memilih kost di Wairbubuk, karena sebelumnya sewaktu berpraktik di Maumere dia pernah kost di situ. Informasinya, selain untuk refreshing setelah selesai ujian nasional, dia juga hendak mengunjungi seorang perempuan bernama Sabina Regina, yang sudah dipacarinya selama 2 tahun.

Sabina Regina, mahasiswi D3 Keperawatan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, yang pertama kali mengetahui peristiwa gantung diri ini. Kebetulan saat itu, selepas tugas dinas di RSUD TC Hillers Maumere, perempuan ini menemui kekasihnya untuk mengingatkan agar segera kembali ke Larantuka guna mendengarkan pengumuman kelulusan.

Ditemui di kamar jenazah RSUD TC Hillers Maumere, Sabina menjelaskan, sebelum ditemui tewas gantung, keduanya sempat berdebat. Masalahnya karena saat itu Petrus Boki Ruron masih duduk bercerita dengan sejumlah kawannya. Padahal Sabina Regina sudah mengingatkan agar segera kembali ke Larantuka.

“Saya pulang dinas malam, dan langsung ke kost dia sekitar jam 06.00 Wita. Saya pikir dia sudah siap-siap berangkat ke Larantuka, ternyata dia masih duduk ngobrol. Saya hanya ingatkan dia kalau tidak segera bersiap diri kembali ke Larantuka, saya pulang saja karena saya juga harus siap kuliah. Kami dua sempat berdebat,” terang dia.

Ketika sedang berdebat, Petrus Boki Ruron kemudian masuk ke kamar mandi. Sabina tidak mengetahui apa alasan kekasihnya tersebut masuk ke kamar mandi. Karena yang bersangkutan masih di dalam kamar mandi, Sabina kemudian keluar dari kost menuju sebuah kios di dekat situ untuk membeli pulsa.

Usai membeli pulsa dia pun lagsung kembali lagi kost kekasihnya. Sesampai di sana dia tidak menemukan kekasihnya di ruang tengah. Mencurigai terjadi sesuatu dengan kekasihnya, dia langsung mendobrak pintu kamar mandi, dan menemui Petrus Boki Ruron tergantung dengan seutas tali nilon.

Melihat peristiwa itu Sabina kaget dan tampak panik. Dia kemudian memotong tali nilon sambil berharap kekasihnya masih bisa ditolong karena waktu kejadiannya sangat singkat. Setelah diturunkan ternyata sudah meninggal. Sabina langsung menangis histeris mengetahui kekasihnya sudah putus napas.

Seperti disaksikan media ini, ratusan warga sekitar tampak memenuhi kost milik Amatus Bura. Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung membentangkan garis polisi. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, polisi kemudian membawa jasad tersebut ke ruang jenazah RSUD TC Hillers Maumere.

Rencannya jenasah Petrus Boki Ruron akan dibawa ke Larantuka untuk dimakamkan di sana. Polisi sudah menghubungi keluarga untuk segera mengambil jenazah tersebut. (vicky da gomez) 

Ket Foto: Aparat kepolisian dari Polres Sikka sedang membawa jenazah Petrus Boki Ruon, yang ditemukan tewas di kamar mandi sebuah kost di Maumere, Selasa (2/5).