BPOM Ingatkan Masyarakat untuk Sadar Pangan Aman

by -65 views

Kupang, mediantt.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang mengingatkan seluruh masyarakat NTT agar sadar akan pangan yang aman. Ini penting karena keamanan pangan merupakan aspek sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Ini pula yang dikampanyekan BPOM dalam tema “Ayo Sadar Pangan Aman”, terutama pangan jajanan anak sekolah, seperti pangan siap saji, pangan olahan dengan gizi edar Badan POM.

“Kurangnya sanitasi dan higiene dalam pengolahannya menyebabkan banyak pangan  jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat dan dari tahun ke tahun sebagian besar penyebabnya adalah adanya cemaran mikroba. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, seluruh elemen bangsa yang harus bersinergi dan berkaloborasi dalam mewujudkan keamanan pangan,” kata Deputi lll Badan POM, Suratmono, saat membuka Kampanye Akbar” Ayo Sadar Pangan Aman”, di Aula Eltari Kupang, Kamis (27/4).

Menurut Suratmono, selain tingginya cemaran mikroba, permasalahan keamanan pangan jajanan anak sekolah yang masih sering di temui adalah penggunaan bahan tambahan pangan yang melebihi takaran yang dianjurkan, penyalahgunaan bahan berbahaya dalam pangan, pangan kedaluarsa dan pangan illegal, sehingga sangat berbahaya bagi anak sekolah.

“Sering sekali ditemukan masalah keamanan pangan terutama pangan yang terkontaminasi cemaran fisik, kimia maupun biologi, persentasi pangan jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat yang masih ditemui meski jumlahnya cenderung menunjukan penurunan yakni tahun 2009 sebesar 42,64 persen, tahun 2010 sebesar 44,48 persen, tahun 2011 sebesar 35,46 persen, 2012 sebesar 23,89 persen, tahun 2013 sebesar 19,21 persen dan tahun 2014 sebesar 23,82 persen,” papar dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT, Beny Litelnony mengatakan, kegiatan kampaye sadar pangan aman ini merupakan langkah strategis yang dilakukann Balai POM Kupang untuk mengawasi seluruh jajanan makanan anak sekolah di NTT.

“Ini meruapakan langkah yang sangat baik sehingga jajanan anak sekolah bebar-benar di awasi dengan baik sehingga jajanan layak di konsumsi,” tegasnya.

Menurut Wagub, jajanan di sekolah haruslah sehat dan jauh dari bahan pengawet berbahaya yang mengganggu kesehatan anak, karena diketahui anak tidak pernah tahu apakah makanan itu sehat atau tidak. “Mereka hanya mengonsumsi sehingga ini merupakan tanggung jawab semua pihak untuk melihat hal ini secara jeli. Apalagi badan yang mengawasi jajanan makanan tersebut harus mengadakan sosialisasi yang baik agar masyarakat mengetahui makan-makanan yang baik dan layak untuk di jual ataupun di konsumsi,” katanya, mengingatkan.

Ia juga sangat berharap para  kepala sekolah harus bisa mendeteksi ciri-ciri makananan yang mengadung pengawet berbahaya yang dijual di kantin sekolah sehingga dicegah secara cepat. (rb)

Ket Foto : Wagub NTT Beny Litelnoni menyerahkan Cinderamata ke Deputi III Badan POM pada Kampanye Akbar Ayo Sadar Pangan Aman, Kamis (28/4) di Kupang.