Bupati TTU Berharap TMMD Menepis Kesan Negatif terhadap TNI

by -123 views

Kefamenanu, mediantt.com – Masyarakat TTU di Desa Tunbes, Kecamatan Biboki Moenleu, berkesempatan berbaur dan hidup bersama prajurit TNI yang melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-08 tingkat Kodim 1619/TTU. Saat membuka TMMD, Kamis (5/4/2017), Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, selaku Inspektur Upacara yang resmi membuka kegiatan itu berharap, kehadiran TNI dalam wujud TMMD ini bisa menepis kesan negatif masyaraka terhadap TNI selama ini.

Dalam Press Release dari Humas dan Protokol Setda TTU, yang diteken Kepala Biro Richard Erwin Taoli, SE, dilaporkan, bahwa dalam sambutannya membuka TMMD ke-98 Tahun 2017 ini, Bupati Ray Fernandes menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, teristimewa  Kodim 1618/TTU atas dukungan dan bantuannya dalam membangun infrastruktur desa dan memberi pencerahan kepada masyarakat melalui kegiatan TMMD.

“Dengan hadir di tengah masyarakat, merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat dan bersama masyarakat membangun desa, TNI tidak saja menegaskan eksistensi dan jati dirinya sebagai tentara yang lahir dari rakyat dan senantiasa berpihak kepada rakyat, tetapi sekaligus menepis kesan negatif masyarakat terhadap TNI,” kata Bupati Ray.

Untuk mensuskseskan pelaksanaan TMMD, Bupati Ray Fernandes meminta pemerintah desa,  tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat desa Tunbes mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan TMMD.

Upacara pembukaan itu diikuti oleh para prajurit TNI (AD, AL dan AU), Polri, Para siswa SDK Manak dan seluruh masyarakat Desa Tunbes. Turut hadir Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danlantamal VII Kupang, Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhendar dan Danlanud Eltari Kupang, Kol. Pnb. Jory S. Koloay, Dandim 1618/TTU selaku Dansatgas TMMD ke-98, Letkol. Arm. Budi Wahyono, SH, Pimpinan Komisi A DPRD Kab. TTUserta para pejabat sipil, TNI dan Polri.

Sebelum pembukaan TMMD, Dandim 1618/TTU selaku Dansatgas TMMD ke-98 mempresentasikan Recana Pelaksanaan TMMD kepada Danrem 161/ Wira Sakti, Danlantamal VII Kupang, Danlanud Eltari Kupang, Bupati TTU dan para perwira Korem 161 Wira Sakti bertempat di aula SDK Manak, Desa Tunbes.

Dalam presentasinya, Letkol. Arm Budi Wahyono, menjelaskan pelaksanaan TMMD ke-98 tingkat Kodim 1618 mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”. Sasaran fisik yang akan dilaksanakan antara lain pembangunan gedung Kapela berukuran 14 x 7 meter dengan tinggi 3,5 meter, pembuatan bangku kapela 40 buah, pembuatan drainase 200 meter, pembuatan tembok penahan 200 meter dengan tinggi 1,5 meter, pembukaan jalan baru 3000 meter dengan lebar 4 meter dan rehab aula Desa Tunbes berukuran 15 x 7 meter.

Sedangkan sasaran non fisik antara lain penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan KB Kes dan HIV/AIDS, penyuluhan Kamtibmas dan Narkoba, penyuluhan kehutanan, penyuluhan penanggulangan bencana, bakti sosial donor darah, pemutaran film perjuangan, serta olahraga dan seni.

Personel SSK TMMD berjumlah 121 orang yang terdiri dari Kodim 1618/TTU 15 orang, Yonif Raider 744/SYB 63 orang, Zibang 1/IX Kupang 2 orang, TNI AL 10 orang, TNI AU 10 orang, Denkesyah Kupang 2 orang, Denpal Kupang 2 orang dan Polres TTU 5 orang. Biaya pelaksanaan TMMD berasal dari Mabes TNI: Rp. 233.512.000 dan Pemda Kab. TTU: Rp. 750.000.000. Sedangkan waktu pelaksanaan TMMD adalah selama 33 hari terhitung 5 April s/d 4 Mei 2017 yang telah didahului dengan pelaksanaan Pra TMMD selama 21 hari yakni dari tanggal 15 Maret s/d 4 April 2017.

Jaga Sikap

Sementara itu, dalam arahannya Danrem 161/WS, Brigjen. TNI Teguh Muji Angkasa menghimbau para prajurit untuk benar-benar memanfaatkan waktu 30 hari pelaksanaan TMMD agar dapat membangun hubungan emosional yang baik dengan masyarakat. Karena itu, setiap prajurit harus menjaga sikap dan pergaulan selama berada di tengah masyarakat.

“Momentum TMMD harus dijadikan sebagai ajang transfer pengetahuan, teknologi dan etos kerja kepada masyarakat agar masyarakat dapat berubah menjadi lebih baik dan sejahtera,” pesan Danrem.

Kepada masyarakat Desa Tunbes, Danrem meminta agar tidak merasa takut dengan prajurit TNI. “Wajah prajurit TNI kelihatan sangar dan sikapnya tegas tetapi saya berani menjamin semua prajurit TNI baik hatinya. Saya juga meminta dukungan dan partisipasi masyarakat  dalam kegiatan TMMD ini,” kata Jendral bintang satu itu.

Setelah upacara pembukaan, para prajurit TNI dan Polri melakukan tarian tebe bersama masyarakat Desa Tunbes dengan penuh keakraban. Danrem 161/WS, Danlantamal VII Kupang, Danlanud Eltari Kupang dan Bupati TTU turut berbaur bersama prajurit dan masyarakat dalam tarian tebe bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan bhakti sosial, donor darah oleh PMI TTU dan pengobatan gratis oleh RSUD Kefamenanu. Sebelum meninggalkan Desa Tunbes, Danrem, Danlantamal, Danlanud, Bupati dan Dandim 1618/TTU meninjau lokasi kegiatan TMMD. (hms/jdz)

Ket Foto : Bupati TTU dan Dandim 1618/Dansatgas TMMD menandatangani berita acara pelaksanaan TMMD k-98 disaksikan Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen. TNI Teguh Muji Angkasa, Danlantamal VII Kupang, Brigjen TNI. (Mar) Dedi Suhendar dan Danlanud Eltari Kupang, Kol. Pnb. Jory S. Koloay.