FKDM TTU Diminta Budayakan Waspada Dini di Masyarakat

by -155 views

Kefamenanu, mediantt.com – Pemerintah Kabupaten TTU melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) pada Kamis (30/3) menggelar Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tugas Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Restoran Litani Kefamenanu. Kegiatan tersebut diikuti Ketua dan anggota FKDM dari 24  kecamatan di TTU sebanyak 120 orang, juga pegawai Kesbangpol TTU sebanyak 20 orang.

Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati TTU Bidang Hukum dan Politik Pemerintahan, Ir.Morizon Kapa, atas nama Bupati TTU Bupati Raymundus Sau Fernandes,S.Pt.

Kepala Kesbangpol Kabupaten TTU, Drs. Joseph Kuabib dalam laporannya menyebutkan, di era reformasi dan demokrasi saat ini, perkembangan Ipoleksos-budhankam menjadi demikian dinamis dengan segala bentuk pengaruh dan ekses negatifnya. Kadang-kadang perangkat pemerintahan sulit mengantisipasi dan tidak mampu membendung ekses negatif yang terjadi di masyarakat, sehingga seringkali memunculkan tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan berdampak negatif terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Karena itu, menurut Kuabib, perlu pembudayaan sikap kewaspadaan dini di masyarakat. Peran serta masyarakat dalam urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban dapat diperluas melalui wadah FKDM yang dibentuk sebagai upaya menjawab kebutuhan dalam mengakselerasikan terbangunnya budaya waspada di masyarakat. Dalam kerangka peran FKDM itu, maka pelaksanaan Bimtek ini dimaksudkan untuk membantu pengurus FKDM untuk mengetahui tata cara penjaringan informasi dalam masyarakat terkait dengan terjadinya masalah-masalah yang mengganggu keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat. Caranya, sebut dia, melalui upaya deteksi dini terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana di masyarakat.

Bupati TTU, Raymudus Sau Fernandes, S.Pt, dalam sambutan tertulisnya mengingatkan agar semua pihak, baik pemerintah  maupun masyarakat luas sangat berkepentingan dan bahkan memiliki tanggungjawab untuk mewujudkan ketentraman, ketertiban dan perlindungan dalam masyarakat. Karena itu, partisipasi warga  dan tokoh masyarakat untuk mewujudkan ketertiban dan ketentraman masyarakat sangat penting, bahkan dapat dikatakan sebagai kunci untuk membantu pemerintah dalam membina dan mendorong terwujudnya kerukunan dan ketentraman dalam masyarakat.

Menurut Bupati Fernandes,  selain untuk kepentingan pembangunan dan investasi di daerah, situasi keamanan dan kententraman yang kondusif merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang perlu dilayani atau difasilitasi oleh pemerintah. “Dengan demikian, persoalan keamanan dan ketentraman dalam masyarakat haruslah selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari keberadaan pemerintah, kapan dan dimanapun. Sebab hal tersebut merupakan salah satu fungsi utama pemerintah yakni untuk menjamin keteraturan dan kedamaian sosial dalam suatu komunitas masyarakat,” tegas Ray Fernandes.

Bupati Ray Fernandes juga meminta seluruh pengurus dan anggota FKDM TTU ikut mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah yang sudah dicanangkan dalam RPJMD TTU periode 2016-2021. Beberapa program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD itu, antara lain, melanjutkan Program Desa Mandiri Cinta Petani (SARI TANI) dan Program Padat Karya Pangan (PKP), namun  dengan tekanan yang berbeda.

Pada periode pertama, jelas dia, sudah dialokasikan anggaran untuk semua desa di Kabupaten TTU. SARI TANI tahap kedua mesti diarahkan pada penataan manajemen pengelolaan SARI TANI yang lebih efektif. Program PKP dalam periode pertama ditekankan pada perluasan lahan (0,25 ha/kk/tahun) dan pengurangan sistem pertanian lahan berpindah.

“Pada periode yang kedua ini, PKP akan  diarahkan pada produksi dan produktivitas pertanian di lahan PKP tersebut. Selain program PKP dan SARI TANI,  dalam RPJMD Tahun 2016-2021 terdapat  program Bedah Rumah Rakyat Tidak Layak Huni (BERARTI), Program PenguAtan MAnajemen pemerintahan DeSA Tertinggal (AMASAT), Pembangunan Taman Doa (Patung Kristus Raja) dan program-program prioritas lainnya,” kata Ray yang sedang digadang menjadi Cagub NTT 2018. (hms/jdz)

Ket Foto : Staf Alhli Bupati TTU Bidang Hukum dan Politik Pemerintahan, Ir. Morison Kapa (tengah) membacakan sambutan Bupati TTU ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tugas FKDM tingkat Kecamatan se- TTU, Kamis, 30 Maret 2017.