Selisih Rp 18 Miliar Lebih, DPRD Ragukan LKPJ Bupati Sikka

by -116 views

Maumere, mediantt.com – Sejumlah fraksi di DPRD Sikka, Senin (27/3),  meragukan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Akhir TA 2016. Pasalnya terdapat perbedaan antara Pidato Pengatar Bupati Sikka dan Buku LKPJ, yang berimplikasi kepada selisih uang sebesar Rp 18 miliar lebih.

Fraksi PKP Indonesia, Fraksi PAN, dan Fraksi Partai Gerindra menilai perbedaan laporan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera terjadi pada dua sumber yakni pada realisasi pendapatan daerah dan realisasi belanja daerah.

Untuk pendapatan terjadi perbedaan pada realisasi Pendapatan Asli Daeah (PAD), sementara untuk belanja terdapat perbedaan pada realisasi belanja barang dan realisasi belanja modal.

Dalm Pidato Pengantar LKPJ yang disampaikan pada Rabu (15/3), Ansar Rera menyebutkan realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 1.061.580.880.079,34. Namun pada Buku LKPJ tertuang realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 1.054.600.952.579,34. Terdapat selisih angka sebesar Rp 6.979.027.500.

Perbedaan angka ini berdampak pada realisasi PAD di mana pada Pidato Pengantar disebutkan sebesar Rp 77.670.446.344,34 sedangkan pada Buku LKPJ tertulis Rp 70.690.518.844,34. Sehingga ada selisih sebesar Rp 6.979.027.500.

Pada belanja daerah, Ansar Rera di depan paripurna melaporkan realisasi sebesar Rp 1.095.791.594.424, sementara pada Buku LKPJ tertulis realisasi belanja daerah sebesar Rp 1.083.787.291.149. Dengan demikian terdapat perbedaan laporan sebesar Rp 12.044.303.275.

Masih dari belanja darerah, terdapat perbedaan laporan pada realisasi belanja barang dan jasa, dan realisasi belanja modal. Realisasi belanja barang dan jasa sesuai pidato pengantar yakni sebesar Rp 258.435.958.424 berebda dengan Buku LKPJ sebesar Rp 248.539.758.699. Terdapat selisih Rp 9.896.199.725.

Pada realisasi belanja modal, Ansar Rera melaporkan realisasi sebesar Rp 195.546.763.062, berbeda dengan Buku LKPJ sebesar Rp 193.438.635.762. Terdapat selisih Rp 2.108.127.300. Jika diakumulasi perbedaan realisasi dari dua belanja ini, maka didapat angka selisih sebesar Rp 12.004.327.025.

Sekretaris Daerah Sikka Vincentius Sili Tupen selaku Ketua Tim Asistensi Anggaran Pemkab Sikka yang dihubungi usai pemandangan umum fraksi, mengatakan, akan melihat lagi sejauh mana kebenaran data yang diungkapkan fraksi-fraksi di DPRD Sikka.

“Nanti kami lihat dulu, kami akan sandingkan pidato pengantar dengan Buku LKPJ. Kami akan cek baik-baik. Pemerintah akan memberikan keterangan pada Rabu (29/3) nanti,” jelas Tupen.

Jurubicara Fraksi PAN Filario Charles Betrandi meminta Bupati Sikka bertindak professional sehingga menyampaikan data yang benar, cermat, teliti dan bisa dipertanggungjawabkan.

Ketua Fraksi PKP Indonesia Alfridus Melanus Aeng tampilan perbedaan penyajian data tersebut menunjukkan ketidakcermatan dalam penyajian meteri LKPJ. Dia malah menduga dokumen LKPJ sifatnya hanya copy paste pada LKPJ tahun-tahun sebelumnya. (vicky da gomez)

Ket Foto: Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera