Pemuda Katolik Mulai Dihidupkan Lagi di NTT

by -66 views

Maumere, mediantt.com – Sudah cukup lama wadah Pemuda Katolik mengalami kevakuman pada seluruh daerah di NTT. Sebagai etalase Katolik di Indonesia, kondisi ini dirasakan miris. Karena itu, Pengurus Pusat Pemuda Katolik merasa perlu untuk menghidupkan lagi wadah yang pernah punya sejarah penting di NTT ini.

Langkah awal yang dilakukan Komisariat Daerah Pemuda Katolik NTT adalah menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) secara serentak pada 25-26 Maret 2017, di Kota Maumere, melibatkan tiga daerah yakni Sikka, Flores Timur dan Lembata, dan juga di Rote Ndao.

Pada konferensi pers dengan wartawan di Hotel Wailiti, Kamis (23/3), Caretaker Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) NTT Arnoldus Yansen da Gomez atau Ronald da Gomez menjelaskan, Mapenta dan Muskomcab ini sangat penting sebagai momen kebangkitan generasi muda Katolik di NTT.

“Pengurus Pusat memandang NTT sebagai etalase organisasi Katolik di Indonesia, juga sebagai simbol toleransi dan pluralisme. Apalagi dewasa ini berbagai ancaman disintegrasi bangsa dengan banyak isu SARA yang bergentayangan,” jelas dia, yang didampingi Sekretaris Komda NTT Rachel Cicilia Tuerah, Ketua dan Sekretaris Panitia Penyelenggra Bendektus Lukas Radja dan Gaudensius Andi Pio.

Untuk masa sekarang, sebut dia, PP Pemuda Katolik beranggapan tidak bisa lagi generasi muda Katolik berdiri malu-malu di belakang kekuatan mayoritas. Pemuda Katolik bersama organisasi Katolik lainnya perlu membangun sebuah kekuatan sehingga bisa dipandang sebagai yang sama di hadapan siapa pun di negara ini.

Menurut dia, konsolidasi Pemuda Katolik di NTT ini juga untuk menyambut Kongres Pemuda Katolik 2018, di mana NTT ditunjuk sebagai tuan rumah. Sementara ini sudah ada tiga daerah yang menjadi calon tempat penyelenggaraan yakni Kota Kupang, Maumere, dan Labuan Bajo. Khusus untuk Maumere, jika ingin menjadi tuan rumah maka harus sukses menyelenggarakan Mapenta dan Muskomcab.

Benediktus Lukas Radja menjelaskan, kegiatan Pemuda Katolik berlangsung selama dua hari bertempat di Hotel Wailiti. Untuk hari pertama dengan agenda internal yakni penerimaan anggota serta beberapa materi yang akan disampaikan oleh sejumlah narasumber. Selanjutnya pada hari kedua digelar Muskomcab untuk memilih kepengurusan Komcat Pemuda Katolik di tiga daerah.

Dua kegiatan ini mengangkat tema besar “Membangun Idealisme Pemuda Katolik sebagai Pilar Penyanggah Jati Diri Bangsa dan Gereja”.

Sebelum menggelar Mapenta dan Muskomcab, Panitia Penyelenggara sudah bersilaturhami dengan pejabat gereja di Sikka, termasuk dengan Uskup Maumere Mgr. Kherubim Parera. (vicky da gomez)

Ket Foto: Caretaker Pemuda Katolik Komda NTT Ronald da Gomez bersama Sekretaris Komda NTT Rachel Cicilia Tuerah, Ketua dan Sekretaris Panitia Bendektus Lukas Radja dan Gaudensius Andi Pio sedang memberikan keterangan pers di Hotel Wailiti, Kamis (23/3).