Siap Jadi Cagub NTT, Dokter Hyron Sudah Lapor Gubernur Lebu Raya

by -156 views

Kupang, mediantt.com – Satu lagi nama baru meramaikan bursa Cagub NTT tahun 2018, Hyronimus Agustinus Fernandez. Sosok yang akrab dengan sapaan Dokter Hyron ini menyatakan siap maju bertarung di Pilgub 2018. Sebagai ASN, ia sudah melapor ke Gubernur NTT dan Sekda, dan Lebu Raya berpesan untuk silahkan maju bertarung untuk membangun NTT.

“Saya sudah lapor pak Sekda dan pak Gubernur (Frans Lebu Raya), dan pesan pak Gubernur saat itu, silahkan maju untuk membangun daerah ini. Karena itu saya sudah membangun jejaring hingga ke 20 kabupaten/kota se-NTT minus Kabupaten Sabu Raijua dan Rote Ndao yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini,” tegas dokter Hyron ketika menggelar Jumpa Pers di kediamannya, Sabtu (18/3).

Ia mengaku sudah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 32 tahun di berbagai instansi, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, mulai dari Puskesmas hingga Direktur RSUD dan terakhir saat ini di Kantor Badan Pengembangan SDM Daerah Provinsi NTT.

“Dari pengalaman yang didukung dengan kemampuan pendidikan yang saya miliki, akan saya abdikan untuk daerah ini. Saya masih aktif sebagai PNS, sehingga pada tanggal 12 Oktober 2016 lalu, saya sudah menyampaikan kepada Sekda dan Gubernur NTT bahwa akan maju bertarung dalam Pilgub 2018,” katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya sedang membangun jejaring untuk bekerja mensosialisasikan diri sambil mengumpulkan dukungan masyarakat melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kata dia, melalui jalur parpol juga ada mekanismenya, yakni ada survei di tingkat parpol masing-masing. Karena itu, ia terus melakukan sosialisasi diri untuk semakin dikenal sehingga pada saatnya disurvei, Parpol akan menentukan sikap mencalonkan figur yang memiliki kapasitas untuk bertarung.

“Saya memang ingin menggunakan jalur perorangan agar pemilih bisa mengetahui, mengenal, suka serta memilih saya sebagai abdi dalam pekerjaan sebagai Gubernur. Jalur perseorangan juga dapat diketahui secara pasti jumlah pendukung. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika maju melalui partai politik, jika ada yang ingin mengusungnya. Dengan dukungan seluruh warga, atau parpol, saya yakin mampu membawa perubahan dan menjadikan NTT yang lebih cerdas, sehat, kaya dan berkeadilan,” tegas dokter Hyron.

Ditanya soal siapa calon wakilnya, Hyron menuturkan, dia sudah dan akan terus melakukan pendekatan dengan beberapa figur, baik itu perempuan maupun laki laki, baik yang berasal dari Timor maupun Sumba dan daerah lainnya.

“Komunikasi akan terus kami bangun, tetapi saya lebih tertarik dan lebih intens berkomunikasi dengan seorang intelektual militer Angkatan Darat berpangkat Brigadir Jenderal. Saya belum mau sebutkan namanya karena dia juga masih militer aktif,” katanya.

Dalam jumpa wartawan itu, hadir pula dua tokoh atau sesepuh NTT, Yohanes Pake Pani, mantan Wagub NTT era Piet Alexanter Tallo, dan juga Haji Abdul Makarim selaku tokoh muslim yang juga Ketua MUI NTT.

“Kita pasti memberikan dukungan kepada dokter Hyron. Silahkan melakukan sosialisasi dan konsolidasi di tingkat masyarakat. Karena siapa yang memiliki kemampuan lebih tentu akan terpilih,” kata Pake Pani.

Pertemuan perdana dengan wartawan ini dipandu Marinus Kleden, Dekan Fisip Unwira Kupang, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat. Pertemuan ini diawali dengan doa dari dua tokoh agama yakni H. Abdul Kadir Makarim dan Romo Maxi Un Bria, Pr.

Asal tahu, untuk Pilgub NTT 2018, syarat calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan 270.736 Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilih atau minimal 8,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2014, sebanyak 3.185.121, yang tersebar di 12 kabupaten/kota, dari 22 kabupaten/kota di NTT. (jdz)

Ket Foto : Dokter Hyron Fernandez sedang memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya, Sabtu (18/3/2017) petang.