Saatnya Orang Timor Pimpin NTT, Pilihan Para Raja Hanya Titu Eki

by -84 views

Kupang, mediantt.com – Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, benar-benar jadi bintang politik menuju Pilgub NTT 2018. Setelah Raja Belu bertemu langsung dan menyampaikan dukungan, Rabu (8/3/2017) malam, Titu Eki juga didatangi para raja dan rakyatnya dari TTU, TTS, Ambenu, Amfoang, dengan misi yang sama. Tapi kali ini, tekanannya lebih kepada penegasan sikap raja-raja Timor yang meminta agar orang Timor diberi kesempatan memimpin NTT lima tahun ke depan.

“Ini adalah rekomendasi dari pertemuan para raja sedaratan Timor di SoE pada 2-3 Maret 2017 lalu, bahwa sejak Provinsi NTT terbentuk, belum ada orang Timor yang memimpin NTT. Karena itu, kami minta agar orang Timor diperkenankan untuk memimpin NTT. Dan, pilihan kami hanya kepada Bapa Ayub TItu Eki,” kata Ruben Asbanu dari Kerajaan Amanuban Selatan saat bersama ratusan warga dan raja-raja bertemu Bupati TItu Eki di Rujab, Rabu (8/3/2017).

Ia menjelaskan, pilihan kepada Titu Eki karena ketokohannya dan punya hati untuk rakyat yang dipimpinnya. “Bapa Ayub orang bersih, bebas korupsi apalagi tidak pernah diperiksa KPK atau Inspektorat karena dugaan korupsi. Dia selalu ada bersama rakyat, dia bisa membawa diri, entah sebagai pejabat, sebagai raja atau orang kecil. Ia bisa menyesuaikan diri dengan rakyat,” kata Ruben Asbanu, dibenarkan koleganya Melianus Babys.

“Sesuai kesepakatan kami para Raja Timor bagian timur dan barat, utara dan selatan, bahwa untuk Pilgub NTT 2017, kami satu kata orang Timor jadi gubernur, dan tekad kami hanya Bapa Titu Eki yang kami dukung,” kata Babys.

Asbanu juga mengatakan, kemauan para raja ini tidak mengabaikan sesama saudara dari Flores, Sumba, Alor, Rote dan Sabu. “Kami hanya minta agar orang Timor diperkenankan dan diberi kesempatan untuk memimpin NTT lima tahun ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, selain orang Timor yang tidak pernah menjadi gubernur NTT, orang Sumba pun belum diberi kesempatan memimpin NTT. Karena itu, ada keinginan memadukan orang Timor dan Sumba untuk bergandengan maju dalam Pilgub NTT 2018.  “Ada putra terbaik dari Sumba untuk maju di Pilgub NTT. Pergumulan kami para petani agar anak petani (baca: Titu Eki) bisa memimpin NTT. Kita bergumul bersama dalam doa agar orang Timor dan Sumba bisa berpasangan pimpin NTT,” sebut Asbanu.

Amaf Gaspar Nale dari TTU mengatakan, pilihan para raja Timor kepada Ayub Titu Eki menjadi cagub karena  bisa mengayomi rakyat, dan selalu ingin tahu kehidupan rakyat kecil. “Kami para usif dan amaf dari TTU datang untuk meminta Bapa Titu Eki maju jadi cagub,” tegasnya, yang juga dibenarkan Nikolaos Falo (Raja Ambenu), John Tamoes (Raja Amfoang) dan Boas Fomeni dari Lelogama.

Terharu

Menanggapi aspirasi raja-raja itu, Bupati Ayub Titu Eki, sangat terharu hingga meneteskan air mata mendengar ungkapan hati dalam bahasa adat dari para raja. Beberapa kali Ayub Titu Eki mengusap air mata bahkan tak sanggup berbicara ketika diberi kesempatan. Tapi ia dengan tegar berdiri dan menyapa para raja dan masyarakatnya yang datang dengan niat hati yang tulus.

“Terima kasih bapa-bapa dan mama semua yang hari ini tinggalkan semua kesibukan datang secara sukarela bertemu saya.  Ini bukan kerja gampang tapi dibarengi niat ikhlas. Saya pahami ini sebagai upaya yang tidak muncul tiba-tiba, karena ini adalah tindaklanjuti pertemuan para raja di SoE, dan itulah demokrasi yang sesungguhnya, dimana kekuasaan ada di tangan rakyat, lalu melahirkan rekomendasi terhadap saya. Suara rakyat adalah suara Tuhan,” jelas Titu Eki.

Ia juga menandaskan, “Saya sudah dengar aspirasi ini dengan cermat, yang disampaikan dengan bahasa adat yang sangat dalam. Untuk itu, saya beritahu bahwa saya menerima suara emas dari semua yang hadir malam ini. Kalau saya tolak suara rakyat, maka saya tolak Tuhan. Tapi saya menerima ini kemudian isi di dalam ampop putih lalu diletakan di dalam Alkitab, dan biarkan Tuhan yang berkehendak atas niat suci kita ini. Saya tidak mungkin menolak niat hati para raja, tapi kita serahkan kepada Tuhan,” tegas Tutu Eki, disambut tepuk tangan meriah. (jdz)

Ket Foto : Para raja sedang memberikan dukungan kepada Ayub Titu Eki yang diawali dengan seremoni secara adat.