Minyak Tanah Masih Langka, Bereun Diminta Beri Solusi

by -74 views


Larantuka, mediantt.com –
Sudah cukup lama minyak tanah (mitan) menjadi barang langka di Kota Larantuka, bahkan pada hampir semua wilayah di Kabupaten Flotim. Masyarakat menaruh harapan yang besar agar Paket Bereun (Antonius Gege Hadjon dan Agustinus Payong Boli), Bupati dan Wakil Bupati Flotim Terpilih mesti peka dan memberi solusi atas realitas ini.

Sudah menjadi pemandangan yang lazim, hampir setiap hari masyarakat meneteng jeriken ukuran 5 liter untuk mencari mitan. Masyarakat menyerbu sampai ke agen dan pangkalan mitan, termasuk ke toko dan kios yang biasa menjual mitan. Pada umumnya stok mitan selalu tidak tersedia, karena sudah habis terjual.

Keluhan langkanya mitan sudah menjadi cerita klasik di tengah masyarakat. Dampak lainnya, yakni harga mitan pun cepat melambung, melewati harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp 3.500 per liter. Di beberapa tempat ditemukan mitan dijual berkisar Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per liter. Berapa pun harga jualnya, masyarakat terpaksa membeli karena tuntutan kebutuhan di dapur.

Beberapa konsumen sekarang punya strategi baru untuk mendapatkan mitan. Mereka menunggu saja mobil tangki yang memuat mitan mensupply ke pangkalan-pangkalan. Segera setelah itu masyarakat pun langsung membawa jeriken-jeriken dan antri di pangkalan tersebut.

Seperti yang disaksikan di Kelurahan Lokea, Minggu (26/2). Sejumlah ibu rumah tangga pagi-pagi sudah antri di rumah seorang pangkalan mitan, karena sehari sebelumnya, Sabtu (25/2), sebuah mobil tangki telah mensupply mitan ke pangkalan tersebut. Pemilik pangkalan pun mau tidak mau harus melayani kebutuhan konsumen.

Antonia Fernandez, seorang ibu rumah tangga, mengaku prihatin dengan langkanya mitan ini. Di rumahnya, mitan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama masak. Menurut dia, bisa saja menggunakan kayu api sebagai pengganti mitan, namun solusi ini juga tidka mudah karena sulitnya mendapatkan kayu api di pasaran.

Bersama ibu-ibu lain yang sedang antri mitan, Antonia Fernandez berharap Bupati dan Wakil Bupati Flotim Terpilih bisa mencarikan solusi untuk mengatasi kelangkaan mitan. Mereka meminta Antonius Gege Hadjon dan Agustinus Payong Boli peka dengan kebutuhan dasar masyarakat. Selain mitan yang langka, mereka pun berharap ada solusi agar masyarakat Kota Larantuka mudah mendapatkan air bersih. (vicky da gomez) 

Ket Foto: Sejumlah ibu rumah tangga di Kelurahan Lokea sedang antri di membeli mintak tanah di salah satu pangkalan di kelurahan tersebut, Minggu (26/2).