Prof Alo Setuju BP7 Perlu Dihidupkan Kembali

by -135 views

KUPANG – Guru besar dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof Dr Alo Liliweri mengatakan, pemerintah perlu menghidupkan kembali Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

“BP7 perlu dibentuk kembali mengingat banyak anggapan yang mengkhawatirkan kehadiran kembali ideologi komunisme di Indonesia,” kata Prof Alo kepada Antara di Kupang, kemarin, menanggapi wacana Presiden Joko Widodo membentuk kembali BP7 yang bertugas menguatakan nilai-nilai Pancasila dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Menurut Direktur Pascasarjana Undana Kupang itu, ideologi komunisme perlu dipelajari juga oleh masyarakat maupun demi kepentingan bangsa. “Bagaimana cara kerja, ide-idenya seperti apa persebarannya, sehingga kita bisa wanti-wanti dengan cara memperkuat pengetahuan kita dengan ideologi Pancasila yang kita milliki,” katanya.

Menurut dia, ideologi komunisme tidak boleh dianggap lenyap setelah gagal diterapkan di Rusia, namun komunisme merupakan salah satu ideologi besar di duni yang sewaktu-waktu bisa muncul dengan berbagai cara dan bentuk di masyarakat.

Untuk itulah, diperlukan badan seperti BP7 untuk memastikan agar ideologi Pancasila tetap kokoh dan tetap diterapkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. “Kalau BP7 dibentuk lagi saya kira bagus seperti dulu. Indoktrinasi ideologi (Pancasila) untuk bangsa ini perlu dilakukan terus-menerus,” katanya.

Dia mengatakan, BP7 merupakan salah satu piranti yang terbukti bisa membendung pengaruh komunisme pada masa Orde Baru.

Oleh karenanya, menurutnya, tidak berlebihan jika badan tersebut kembali dibentuk pemerintahan sekarang mengingat zaman sudah sangat terbuka untuk masuknya orang-orang dari luar dengan berbagai kepentingan.

Dia mengatakan, di sisi lain pemerintah harus terus memperkuat aktivitas atau kegiatan bela negara yang sekarang masih diterapkan terutama di dunia pendidikan.

“Kita masih punya Pramuka, resimen mahasiwa di kampus-kampus yang sebenarnya kegiatan yang ditujuhkan untuk membangkitkan rasa mempertahankan dan membela NKRI,” katanya. (ant)

Foto : Prof Alo Liliweri (paling kiri) bersama koleganya dalam sebuah acara di Jakarta.