Puluhan Rumah di Lirikelan Rusak Berat, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat

by -106 views

Maumere, mediantt.com – Kurang lebih 43 rumah di Dusun Lirikelan, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, mengalami rusak berat akibat diterpa angin kencang, Selasa (7/2) lalu. Warga yang menjadi korban mengevakuasi mandiri ke rumah keluarga. Hingga sekarang bantuan tanggap darurat belum saja disalurkan.

Rumah-rumah yang rusak berat itu sebagian besarnya terbuat dari bahan-bahan lokal seperti bambu. Dari sekian rumah yang rusak berat itu, terdata ada 9 rumah yang sudah rata dengan tanah. Praktis tidak bisa didiami lagi, dan butuh waktu yang panjang dengan dana yang cukup besar untuk membangunnya kembali.

Paulina, salah seorang korban bencana mengaku pasrah dengan kondisi yang sedang dialami. Sudah tiga hari ini dia mengungsi ke rumah keluarga yang tidak jauh dari dusun itu. Begitu pun korban bencana yang lain, pun terpaksa mengungsi ke rumah kaum kerabat mereka.

Sejak terjadinya peristiwa ini, korban bencana di Lirikelan belum mendapatkan bantuan tanggap darurat yang biasanya disalurkan oleh pemerintah melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabuipaten Sikka dan Dinas Sosial.

Padahal sebelumnya, ketika terjadi bencana gelombang pasang di sejumlah pesisir pantai utara Sikka, BPBD dan Dinsos cukup berekasi cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat. Namun paska angin kencang Selasa (7/2), justeru penyaluran bantuan tanggap darurat sepertinya mulai terhenti.

Kondisi ini melahirkan berbagai spekulasi antara lain stok bantuan tanggap darurat sudah tidak ada lagi, ataukah tidak adanya dana operasional tanggap darurat.

Kepala BPBD Daeng Bakir dan Kepala Dinsos Emi Laka belum sempat dikonfirmasi terkait spekulasi ini. (vicky da gomez)

Ket Foto: Paulina, salah seorang korban bencana di Dusun Lirikelan Desa Wuliwutik, menatap sedih rumahnya yang rata tanah akibat diterjang angin kencang, Selasa (7/2).