ASTRA Beri Diklat untuk Guru dan Siswa di Amarasi Selatan dan Takari

by -171 views

OELAMASI – Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim kembali melayani masyarakat dengan memberikan kesempatan pendidikan dan latihan kepada guru dan murid.

Ada 6 guru dan 6 siswa SD di dua Kecamatan di Kabupaten Kupang yakni Amarasi Selatan dan Takari selama 2 bulan (Maret-Mei) akan diberikan pendidikan dan pelatihan di Yohanes Surya Institut Provinsi Banten untuk meningkatkan kapasitas guru dan murid yang berkualitas.

Demikian diungkapkan Pimpinan Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim Kristanto didampingi Prof. Yohanes Surya saat tatap muka dengan Bupati Kupang Ayub Titu Eki, Selasa (7/2/2017 di Kantor Bupati Kupang Oelamasi. Hadir Sekda Hendrik Paut, Asisten III Victoria Kanahebi serta pimpinan SKPD lingkup Pemkab Kupang.

Bupati Ayub Titu Eki sangat mengapresiasi bantuan pengembangan pendidikan yang diberikan PT. Astra Int melalui Yayasan Pendidikan Michael D. Ruslim dan berharap pemberian bantuan pendidikan dan latihan ini akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang.

Ia mengatakan, salah satu faktor penting kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas SDM nya yang berkualitas. Titu Eki menilai sehebat dan semaju apapun Ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga menghasilkan peralatan canggih, namun tetap saja membutuhkan peran dari manusia dalam pengoperasiannya.

Sebagai contoh, Titu Eki menguraikan kemajuan teknologi pesawat yang canggih dan hebat pun dalam pengoperasiannya membutuhkan tenaga manusia yang handal, pintar dan menguasai teknologi.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang telah dilakukan YPA-MDR di Kecamatan Takari dan Amarasi Selatan mulai dari tahun 2016 dan dilanjutkan dengan memberikan diklat bagi 6 orang guru dan 6 orang siswa dari dua kecamatan itu.

“Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan, sementara murid merupakan generasi harapan bangsa yang perlu dididik dan dipersiapkan secara baik dan berkualitas,” tegas Bupati Titu Eki.

Pimpinan Yayasan Pendidikan Astra Kristanto mengungkapkan, bantuan diklat bagi guru dan murid memiliki goal pembentukan sdm yang berkualitas. Salah satu fokus yayasan pendidikan Astra ialah memajukan sekolah-sekolah yang dibina menjadi sekolah unggul sehingga mampu bersaing secara regional.

Menurut dia, saat ini Indonenia berdasarkan IPM 2014 memiliki peringkat 108 dari 187 negara, sementara di Asean periangkat 5 dari 10 negara, masih kalah dari Singapura, Thailand dan Malaysia. “Ini  memotivasi semua elemen untuk mengambil bagian dalam memajukan pendidikan bangsa,” katanya, dan menambahkan, CSR bidang pendidikan daerah pra-sejahtera menjadi fokus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) saat ini dengan fokus daerah-daerah di Indonesia bagian Timur.

Ia mengatakan, melalui pendampingan yang dilakukan di beberapa sekolah di 2 kecamatan di Kabupaten Kupang, ditargetkan pada tahun ke-8 pembimbingan menjadi sekolah unggul, dengan rincian 2 tahun pembinaan, tahun ke 3 pendampingan, tahun ke 4 monitoring, tahun ke 5 kemandirian dan tahun ke 8 sudah menjadi sekolah unggul.

Sementara pemberian diklat ini fokus kepada pendidikan IPA-Matematika demi melengkapi tenaga pendidik dan murid agar dapat menjadi duta pendidikan di wilayahnya dan menyalurkan ilmu pengetahuan yang di dapatnya bagi guru-guru lainnya.

Prof. Yohanes Surya juga mengatakan, anak NTT khususnya anak Kabupaten Kupang memiliki kecerdasan dan kemampuan akademis yang baik dan tidak kalah dari anak-anak di luar NTT. Kata dia, beberapa anak asal Kabupaten Kupang justru meraih hasil baik dalam kegiatan olimpiade sains di luar negeri. “Saya beranggapan tidak ada murid yang bodoh, tetapi guru yang bodoh ada,” ujarnya.

Alasannya, lanjut dia, jika gurunya pintar maka murid pun akan pintar, tetapi jika gurunya bodoh maka siswa yang dipimpinnya juga akan bodoh. Untuk itu, menurut Prof Yohanes, pola pendidikan dan pengembangan kapasitas guru harus terus ditingkatkan demi mencerdaskan kehidupan bangsa. terkait dengan Diklat YPA-MDR bagi guru dan siswa Kabupaten Kupang, ia meminta 6 orang siswa yang diutus untuk dilatih di tempatnya merupakan murid terlemah khususnya di bidang matematika agar dapat didik secara baik.

Menurut dia, dengan memilih murid yang terlemah secara akademis, dirinya dapat kesempatan mengajar dan memberikan ilmu terbaik serta mengukur sejauh mana efektifitas pembelajaran yang dilakukannya.

Ia menambahkan, pelajaran matematika sangat berperan penting untuk menunjang mata pelajaran lainnya, jika mampu menguasai pecahan desimal secara baik, tentu akademis murid di bidang lainnya akan tertolong. (hms/jdz)

Ket Foto : Bupati Kupang, Ayub Titu Eki didampingi Sekda dan pimpinan SKPD bertatap muka dengan tim dari Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim.