Kadis Peternakan Bicara Soal Penyebab Matinya 76 Sapi di Pakubaun

by -155 views

Oelamasi, mediantt.com – Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Obed Laha, sengaja menutupi kasus matinya 76 ekor sapi di Pakubaun, Kecamatan Amarasi. Kasus ini baru terungkap saat anggota DPRD Kabupaten Kupang berkunjung ke wilayah itu bersama wartawan.

Dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Sabtu (4/2), Kadis Peternakan dihadapan Bupati Titu Eki membenarkan adanya kasus matinya 76 ekor sapi tersebut. “Benar ada kasus kematian sapi 76 ekor di Pakubaun. Kematian ini sebagai akibat dari peralihan musim dan sapi-sapi itu tidak divaksin,” kata Obed.

Ia menjelaskan, banyak sapi yang mati itu karena peralihan musim. Pihak Dinas Peterakan sudah berupaya agar semua ternak sapi divaksin, tapi ada keengganan masyarakat hanya karena dibebankan biaya vaksin sebesar Rp 25.000 per ekor.

”Kami sudah berupaya agar semua ternak sapi divaksin, tapi masyarakat enggan karena dipatok biaya Rp 25 ribu per ekor. Yang jelas sapi yang divaksin umumnya tidak mati dan yang tidak divaksin ketika sakit berpeluang mati lebih besar. Jadi untuk sementara kita pisahkan yang sakit dengan yang tidak sakit,” jelas Obed Laha di hadapan Bupati Ayub Titu Eki, Kabag Humas Stef Baha, Kepala BPBD Charles Pandie, dan Kadis PU John Nomeseo.

Menurut dia, Dinas Peternakan memiliki 37 petugas kesehatan hewan yang disebarkan ke semua kecamatan. Namun upaya memberikan vaksin sia-sia karena kebanyakan masyarakat tidak bersedia menyerahkan hewannya untuk divaksin dengan alasan biaya tadi.

”Kita pungut biaya Rp 25 ribu per ekor karena anggaran yang dialokasikan untuk  vaksin 3.000 dari 18.000 ekor. Memang kami kesulitan dana sehingga kebijakan itu yang ditempuh,” kata Obed.

Menanggapi kasus tersebut, Bupati Ayub Titu Eki meminta agar dinas peternakan selalu menyiapkan data dan laporan agar bisa disikapi pemerintah.”Kepala dinas tidak perlu menutupi kasus ini karena kondisi alam. Jangan menutup diri dengan pers akhirnya saya yang dihubungi. Secara teknis saya tidak mengerti, apa yang harus saya jelaskan. Jadi jangan alergi dengan wartawan,” tegas Titu Eki dan meminta wartawan agar jika kepala dinasnya tidak gubris ketika dihubungi, sampaikan langsung kepada dirinya. (jdz)

Ket Foto : Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Obed Laha, sedang memberikan keterangan kepada wartawan di Rujab Bupati Kupang, Sabtu (4/2).