Subasuka Water Park Nyaris ‘Makan’ Korban

by -139 views

Kupang, mediantt.com – Lokasi pembangunan Subasuka Water Park di bilangan Pasir Panjang, Kelapa Lima, Kota Kupang, boleh dibilang angker. Saat sedang dibangun beberapa waktu lalu, ada insiden yang nyaris menimpa para tukang atau pekerja. Saat ini, Kamis (26/1), ketika diresmikan untuk menjadi tempat rekreasi publik, Subasuka Water Park, pun nyaris makan korban. Sebab, salah satu rumah payung (lopo) yang menjadi tempat bersantai bagi pengunjung tiba-tibah roboh dan menimpah sejumlah pengunjung.

Salah satu korban, Sandra Lobo, ketika ditemui di lokasi kejadian, menuturkan, tiba-tiba saja atap lopo itu jatuh dan menindih dirinya. Akibatnya, ia mengalami sakit di bagian kaki belakang dan perut. “Tiba-tiba saja lapo jatuh tindis beta,” ujar Sandra.

Ibu yang sedang hamil 5 bulan ini menilai, konstruksi dari lopo tersebut tidak bagus karena hanya terbuat dari bamboo, padahal water park tersebut terletak di bibir pantai .”Konstruksi lopo ini tidak bagus, masa terbuat dari bambu saja, padahal di pinggir pantai pasti angginnya kencang,” ujarnya.

Ia mengaku akan segera memeriksakan kandungannya ke dokter, dan jika kandungannya bermasalah, maka ia akan meminta pertanggungjawaban managamen Subasuka Water Park. “Esok saya akan periksa ke dokter, jika kandungan saya bermasalah maka pihak subasuka harus bertanggung jawab,” katanya.

Korban lainnya Isak Kaesmetan mengatakan, ketika lopo tersebut roboh ia hanya pasrah, dan berusaha menyelematkan anaknya yang sementara digendong dengan cara melempar anaknya ke dalam air.
“Saya tidak bisa berbuat apa-apa saya pasrah karena terlalu dekat, saya hanya selamatkan anak saya dengan cara membuangnya ke dalam air,” katanya.

Ia sangat menyayangkan managemen Subasuaka Waterpark yang tidak memperhatikan kondisi bangunan sehingga membahayakan para pengunjung. “Kondisi bangunan tidak diperhatikan , ini bisa berbahaya bagi pengunjung,“ ujarnya.

Di tempat yang sama, seorang korban yang enggan namanya ditulis menjelaskan, saat roboh ia berada di dekat lopa tersebut, sehingga ia tidak dapat mengelak. Akibatnya, pengunjung tersebut mengalami sakit di bagian kepala dan dada sebelah kanan.
“Saat jatuh saya terlalu dekat jadi tidak bisa menghindar,“ ujarnya.

Pemilik Subasuka Water Park, Bryan, mengakui kejadian tersebut merupakan kesalahan managemen, sehingga ia bersedia bertanggungjawab atas semua kejadian tersebut.”Ia ini salah kami, saya akan bertanggungjawab atas kejadian ini,” katanya. (st)

Ket Foto : Tampak salah satu lopo milik Subasuka Water Park yang roboh.