Guru Mogok Mengajar, KBM Sekolah Calon Perawat Macet

by -30 views

Maumere, mediantt.com – Sekolah Menengah Kejuruan Santa (SMKS) Elisabeth Lela tampak lengang pada Kamis (19/1) sekitar pukul 11.00 Wita. Sembilan ruangan kelas di sekolah calon perawat itu tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM). Rupanya KBM Macet karena guru-guru mogok mengajar.

Beberapa siswa yang ditemui di halaman sekolah mengaku hampir dua minggu ini tidak ada KBM. Setiap hari 176 pelajar sekolah itu datang ke sekolah, tetapi tidak ada aktifitas belajar mengajar. Mereka sudah mendesak pihak sekolah untuk segera melaksanakan KBM. Para pelajar memberi deadline waktu sampai dengan Senin (23/1). Jika tidak ada KBM, mereka mengancam akan melakukan aksi demo.

Siang itu, di sebuah ruangan berkumpul beberapa orang. Ternyata ada pertemuan serius membahas masalah yang sedang melilit sekolah tersebut. Mereka yang sedang melakukan pertemuan itu yakni pihak SMKS Elisabeth Lela, Yayasan Santo Lukas Keuskupan Maumere, dan komite sekolah.

Kepala SMKS Elisabeth Lela Servatius Yasintus yang ditemui di ruangan kerjanya usai pertemuan mengakui sudah tiga hari tidak ada KBM di sekolah itu. Persoalannya karena 10 guru honor mogok mengajar karena insentif yang belum dibayarkan pihak yayasan.

Ia menjelaskan, sejak Agustus 2016 pihak yayasan membayar cicil insentif 10 guru honor. Jika diakumulasikan sampai Desember 2016, tunggakan yayasan kepada guru-guru honor tersebut sebesar Rp 11 juta.

Dari hasil pertemuan, sebut dia, untuk menyematakan sekolah dan pendidikan anak-anak, maka yayasan memberikan jaminan akan menyelesaikan tunggakan para guru honor secepat mungkin.

“Yayasan menjamin hari ini juga akan diselesaikan dengan langsung mentransfer ke rekening masing-masing guru. Sementara dari sekolah, saya akan memanggil semua guru untuk menyampaikan solusi ini,” terang Yasintus.

Filario Charles Betrandi, anggota komite sekolah yang juga adalah anggota DPRD Sikka dari Fraksi PAN mengakui adanya komunikasi yang tidak harmonis antara sekolah dan yayasan. Ia berharap miskomunikasi ini segera dihentikan sehingga tidak mengorbankan anak didik. (vicky da gomez)

Foto: Ratusan pelajar SMKS Santa Elisabeth Lela tidka mendapatkan pelajaran beberapa hari terakhir ini karena para guru honor mogok mengajar, Kamis (19/1).