Gubernur Harapkan Suasana Natal Yang Damai dan Tenang di NTT

by -123 views

Kupang, mediantt.com – Di tengah berbagai ancaman dan terror di Tanah Air menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, Gubernur NTT Drs Frans Lebu Raya mengharapkan suasana Natal yang tenang dan damai di Bumi NTT, terutama bagi seluruh umat Nasrani yang merayakan hari penuh rahmat itu. Artinya, semua pihak harus menciptakan suasana yang kondusif.

”Saya minta semua umat Kristiani di NTT merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana tenang, aman dan damai. Semua pihak harus menciptakan suasana kondusif dimana suasana itu harus membuat damai. Damai…. damai… damai, supaya semua orang merayakan Natal juga tenang,” tegas Gubernur Lebu Raya dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Kamis (22/12/2016).

Menurut dia, kejadian di Sabu Raijua sebagai pelajaran dan mengisyaratkan kita semua waspada terhadap berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi. Namun semua aparat TNI dan Polri telah siap untuk memberikan dukungan sepenuhnya agar umat ketika beribadah saat hari Raya Natal dan Tahun Baru merasa nyaman.

”Saya kira Pemerintah Daerah, TNI, Polri tentu memohon dukungan dari masyarakat luas untuk memberikan informasi kepada kami selaku aparatur manakala ada hal-hal yang dicurigai. Jika ada hal yang dicurigai di lingkungan masing-masing, segera disampaikan kepada aparat supaya aparat bisa langsung memantau dan menyelidiki sejauhmana kebenaran dugaan itu,” tegasnya, mengingatkan.

Ia juga menuturkan, rapat terakhir dengan Forkompinda pekan lalu telah menyepakati berbagai langkah untuk menjaga daerah ini supaya tetap aman.

”Saya sudah minta kepada seluruh aparat bertindak tegas kepada semua orang atau siapapun yang berupaya membuat kekacauan di daerah ini. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dari masyarakat. Kalau ada sesuatu yang dicurigai segera laporkan. Laporkan kepada Gubernur, Dandrem, Kapolda, Danlanut, Danlantamal atau aparat kepolisian terdekat,” tegasnya.

Akan tetapi, lanjut dia, “Kita berdoa agar semuanya aman, tentu juga kalangan pimpinan agama ingin merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman. Tidak ada suasana genting, sama sekali tidak dan kita juga tidak ingin mengatakan suasana genting. Tapi kita harus mencegah berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi pada saat-saat seperti ini. Jangan sampai setelah itu baru kita menyesal,” katanya. (jdz)

Foto : Gubernur Frans Lebu Raya