Polri Gandeng Polisi Timor Leste Antisipasi Kejahatan di Perbatasan

by -227 views

NUSA DUA –Memanfaatkan forum Sidang Umum Interpol ke-85, Indonesia menjalin kerja sama dengan Timor Leste guna mengantisipasi kerawanan di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste.

”Dalam rapat bilateral dengan Timor Leste, kita tingkatkan kerja sama di bidang narkotik karena arus barang (narkotik) itu dari Timor Leste baru ke Timor Barat dan ke Jawa. Itu karena hukum soal narkoba di di Timor Leste belum sekeras di Indonesia, hanya maksimal 10 tahun,” kata Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Johanes “Jhony” Asadoma di Nusa Dua, Bali, Selasa (8/11).

Dia mengatakan, kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku narkoba internasional untuk menggunakan Timor Leste sebagai pintu masuk menyelundupkan narkotik ke Indonesia. Apalagi perbatasan Timor Leste dengan Indonesia sangat panjang. ”Banyak sekali jalur tikus yang digunakan untuk selundupkan narkotik. Sehingga akan ditingkatkan kerja sama ke depan,” kata dia.

Selain itu, kata dia, dilakukan kerja sama kejahatan konvensional seperti masalah lintas batas, atau pencurian kendaraan bermotor. “Banyak kendaraan curian dari Indonesia dibawa ke Kupang dan masuk ke Timor Leste. Padahal ketika masuk ke Timor Leste barang itu gak bisa masuk lagi ke Indonesia. Jadi meski polisi tahu barang itu di sana, sulit untuk mengambil barang tersebut,” kata dia.

Dia mengatakan, diperlukan kerja sama investigasi dengan Timor Leste. Untuk itu disepakati akan dibentuk tim khusus Polri-Timor Leste. “Khusus Timor Leste, tahun ini sudah lebih dari 100 anggota polisi mereka yang mengikuti pendidikan di Polri bidang reserse, lalu lintas, forensik, dan intel,” urainya. (sp/jk)

Foto : Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Johanes “Jhony” Asadoma.