FirmanMu Diingatkan Untuk Jangan Pernah Kianati Rakyat

by -31 views

Kupang, mediantt.com – Barangkali karena punya pengalaman buruk pernah disakiti oleh Walikota Kupang, warga RT 05/RW 11, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, mengingatkan pasangan calon walikota dan wakil walikota, Jefri Riwu Kore-Herman Man, atau FirmanMu, untuk tidak pernah mengkhianati rakyat, apalagi sampai menyakiti hati rakyatnya.

Peringatan warga ini disampaikan saat pasangan calon Jefri-Herman melakukan pertemuan terbatas di wilayah itu, Minggu (8/11).

“Kami minta kepada Bapak Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man untuk jangan penah menyakiti hati rakyat bila nanti memimpin Kota Kupang. Bekerjalah untuk rakyat sehingga rakyat mendapatkan kesejahteraan yang layak. Dan yang terpenting, jangan pernah kianati hati rakyat,” kata salah satu masyarakat di wilayah itu, Saifudi Rusdy.

Menurut Rusdy, jika nanti terpilih ut uk memimpin Kota Kupang lima tahun ke depan, maka jika ada salah satu kesalahan yang dibuat oleh Pak Jefri dan Pak Herman, maka masyarakat akan melihat itu sebagai kesalahan yang sangat besar. Karena itu, perlu diingatkan untuk jangan pernah membuat kesalahan terhadap rakyat.

“Kami jiga minta agar program-program yang disiapkan bisa dijalankan sesuai yang diharapkan,” katanya.

Dititik yang lain, yakni di kelurahan Oesapa, FirmanMu juga bertatap muka dengan sekelompok pemuda yang menyebut diri Pemuda Republik Pohon Duri atau RPD. Dalam pertemuan itu, RPD menyatakan sikap bersama FirmanMU menuju perubahan Kota Kupang sesuai spirit perjuangan mereka.

“Kami memilih nama Republik Pohon Duri (RPD) karena ada dua makna, Re yang berarti perubahan dan Public yang berarti masyarakat, yang mana saat ini masyarakat butuh perubahan.  Jadi, nama RPD ini bukan berarti ada Negara dalam negara, tetapi ada dua manka tadi,” kata Sekretaris RPD Marni Tanelab, saat tatap muka bersama pasangan FirmanMu di RT 41, Kelurahan Oesapa, Minggu (6/11).

Menurut Tanelab, ia sengaja mengambil nama RPD karena memiliki keinginan yang sama untuk perubahan masyarakat di Kota Kupang, secara khusus wilayah seputar Pohon Duri. Sebab, pemikiran orang setiap kali menyebut Pohon Duri pasti identik dengan negatif.  “Mereka bilang itu tempat yang sonde (tidak) baik karena bilang begini-begini,”  ujarnya.

Ia meyakini akan melakukan gerakan perubahan di wilayah Oesapa. “RPD bukan suatu komunitas tetapi suatu organisasi yang mana adalah perkumpulan pemuda-pemudi di Oesapa dari berbagai unsur lintas gereja.

Calon Walikota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan, kedatangannya ke wilayah Pohon Duri merupakan suatu keistimewaan karena disambut oleh para pemuda-pemudi.  “Ini sangat istimewa yang tidak bisa dilupakan, sangat luar biasa disambut oleh para pemuda dengan mengenakan pakaian seragam RPD,” kata Jefri.

Menuurt dia, pemuda dan pemudi di wilayah Pohon Duri  memiliki potensi luar biasa yang harus dikembangankan.  “Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua undangan yang hadir dan secara khusus para pemuda-pemudi yang mempunyai pikiran dan kemauan untuk perubahan Kota Kupang,” kata Jefri. (atu/jdz)

Ket Foto : Pasangan FirmanMU, Jefri Riwu Kore-Herman Man, pose bersama pemuda-pemudi Republik Pohon Duri, usai tatap muka, Minggu (6/11).