Sabu Raijua Masuk Prioritas Pembangunan Daerah Tertinggal

by -87 views

JAKARTA – Kabupaten Sabu Raijua sedang berkembang pesat dengan program pro rakyat yang terus dilakukan Bupati Marthen Luther Dira Tome. Namun kabupaten Sabu Raijua juga menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah tertinggal.

Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Suprayoga Hadi mengatakan, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertertu (Ditjen PDT) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan memprioritaskan tiga daerah tertinggal dari lima daftar kabupaten yang menjadi fokus 2017-2019, yaitu Kabupaten Pulau Morotai (Provinsi Maluku Utara), Maluku Tenggara Barat (MTB), dan Sabu Raijua (Nusa Tenggara Timur). Sementara dua kabupaten lainnya yaitu seperti Lombok Timur dan Sarmi (Papua).

Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Suprayoga Hadi mengatakan “Kabupaten prioritas ini masuk dalam program unggulan 2017-2019. Di tiga kabupaten ini, ada banyak desa tertinggal, seperti 110 desa di Morotai dan 16 desa di Sabu Raijua,” kata Suprayoga Hadi, seperti dilansir republika.co.id.

Ia mengatakan, pemerintah berencana menaikkan target 5.000 desa tertinggal untuk didorong menjadi daerah berkembang.

“Yang akan didorong seputar infrastruktur, pendidikan, investasi maupun produksi industri. Desa tertinggal didorong untuk menjadi daerah berkembang,” kata dia dalam Rapat Kerja Teknis Program Terpadu Pengembangam Daerah Tertentu di Anyer, Banten, akhir pekan lalu.

Menurut dia, ada skala ekonomi untuk mendukung aktivitas agar pendapatan masyarakat bisa bertambah. Pemerintah akan mengimplementasikan konsep agroestate dan aquaculture estate dalam rangka mengembangkan potensi daerah. “Contohnya industri garam di Sabu Raijua perlu dikembangkan, beberapa daerah merupakan kawasan perbatasan dan termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), ” kata dia.  (jdz)

Foto :  Panorama Pulau Sabu dilihat dari udara.