Jakarta Punya Ahok, NTT Juga Punya Pemimpin ‘Bajingan’ Seperti Dira Tome

by -188 views

Labuan Bajo, mediantt.com – Bupati Sabu Raijua, Ir Marthen Luther Dira Tome mendapat sambutan yang luar biasa di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Kehadiran salah satu Bupati terbaik di NTT ini di Negeri para Kraeng itu, untuk memperkenalkan dan mempromosikan Garam Nataga dan Air Minum Oasa.

Dalam dialog terbuka yang digagas relawan Dira Tome ini, terungkap pernyataan yang memantik rasa kagum bahwa kalau DKI Jakarta punya Basuki Tahjaya Purnama alias Ahok yang bajingan dalam memimpin, maka NTT juga punya seorang Dira Tome, yang juga ‘bajingan’ memimpin daerahnya, Sabu Raijua. Bupati Dira Tome ini dinilai sebagai ‘Bupati Bajingan’, dan dianggap layak menjadi Gubernur NTT paska Frans Lebu Raya.

Pernyataan ini diungkapkan aktifis LSM, Kris Somerpers saat berdialog dengan Bupati DIra Tome di Aula Gereja Stela Maris, Labuan Bajo, Senin (5/9).

“Keberhasilan Bupati Sabu Raijua menjadi sebuah gambaran bahwa di NTT ada pemimpin yang memiliki prestasi. Kalau di Jakarta Ahok disebut sebagai ‘pemimpin Bajingan’, maka di NTT Bupati Sabu Raijua adalah contoh ‘Bupati Bajingan’ yang layak memimpin NTT lima tahun ke depan,” tegas Kris, pegiat LSM Sunspirit For Justice and Peace ini.

Kata dia lagi, “Kalau Ramses Lalongkoe dalam bukunya menyebut Ahok adalah ‘Pemimpin Bajingan’,  maka di NTT kita juga punya bupati bajingan seperti Pak Bupati Sabu Raijua. Kita patut memberi penghargaan terhadap perestasi yang Pak Bupati telah buat”.

Ia juga menyarankan agar Bupati dua periode tersebut jika suatu saat menjadi pemimpin NTT, maka  diharapkan bisa menerapkan gaya pembangunan seperti yang telah di buat Kabupaten Sabu Raijua selama ini.

Bupati Dira Tome saat ini sedang menjadi buah bibir publik NTT karena perestasi luar biasa yang ditoreh dalam membangun Kabupaten Sabu Raijua, seperti produksi garam yang mencapai 50-60 ton yang di bawah keluar dari Kabupaten tersebut ke beberapa daerah di Indonesia, juga, produksi garam Nataga. Yang spektakuler adalah Dira Tome dinilai berhasil mendongkrak Penghasilan Asli Daerah (PAD) yang semula hanya senilai Rp 300 juta menjadi Rp 32 miliar pada tahun 2015.

Menanggapi pernyataan Kris, Bupati Dira Tome mengaku sangat berterima kasih karena mendapat dukungan yang begitu luar biasa dari warga Labuan Bajo. “Saya berharap ke depan kita bisa terus melakukan kerja-kerja nyata yang mampu menyejahterakan rakyat,” tegasnya.  

Jadi Kebanggan NTT

Bupati Dira Tome mengatakan, produk garam Nataga dan air minum kemasan Oase adalah produk asli Sabu Raijua yang harus menjadi kebanggaan seluruh warga NTT, bukan hanya warga Sabu Raijua.

“Garam Nataga ini produksi asli Kabupaten Sabu Raijua. Nama Nagata ini diambil dari salah satu garam buatan Jepang merek Nagata yang sudah terkenal, kita ambil nama yang sedikit ada kemiripan biar mudah dikenal konsumen,” kata Dira Tome.

Tentang air minum dalam kemasan Oase, dia berani mengklaim bahwa kualitas air minum Oasa adalah air mineral dengan kualitas paling baik bahkan lebih berkualitas dari produk bermerek seperti Aqua.

“Oase ini kualitasnya lebih baik bahkan Aqua kualitasnya di bawah Oase yang kami produksi di Sabu Raijua, air kemasan yang kami hasilkan di produksi melalui proses panjang dengan tekhnologi yang baik,” tutur Dira Tome, dan menegaskan, ia bertanggung jawab untuk memasarkan produk-produk di daerahnya kepada seluruh warga di NTT.

“Mengapa saya turun sendiri? Saya merasa sebagai bupati saya punya tugas untuk memasarkan secara lansung kepada seluruh warga NTT supaya produk kami tidak hanya dikenal di Sabu Raijua saja,” kata Dira Tome. (*/jdz)

Ket Foto : Bupati Sabu Raijua Marten Dira Tome saat disambut secara adat Manggarai sebelum kegiatan dialog Publik.