Dukung BKH, Sam Haning Jadi Ketua Tim Relawan di Kota Kupang

by -41 views

Kupang, mediantt.com – Dukungan politik untuk Dr Benny K. Harman, yang lebih popular dengan sapaan BKH, untuk NTT Satu tahun 2018, makin mengkristal. Relawan BKH pun terus bertambah memberikan dukungan kepada figur yang dinilai cocok untuk memimpin NTT pasca Frans Lebu Raya ini. Yang terbaru, tokoh muda NTT yang berpengaruh, Samuel Haning, telah menyatakan keikhlasan dan kesediaan untuk menjadi Ketua Relawan BKH untuk wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.

Penunjukkan Sam Haning ini dilakukan usai bertatap muka dengan Calon Gubernur, Dr Benny Harman dan timnya di Restauran Hotel Sasando Kupang, Rabu (6/7).  Hadir dalam pertemuan yang digagas mantan anggota DPRD Kota Kupang, Fan Adrianus ini, selain Sam Haning, juga sejumlah orang-orang kepercayaannya seperti Herman Besie, Samin, Rudy Adoe, juga sejumlah tokoh masyarakat dari Namosain, Rumah Tujuh, Alak dan Bolok. Sementara BKH didampingi Ketua Demisioner Demokrat NTT, Ir John Kaunang, MS, dan sejumlah tim sukses lainnya.

Sam Haning dalam testimoninya menyatakan mendukung BKH untuk NTT Satu 2018. “Saya bilang figur ini cocok untuk NTT satu dan harus didukung. Sebab tidak ada figure lain yang cocok memimpin NTT.  NTT butuh orang baru, apalagi yang sedang diwacanakan jadi cagub saat ini adalah tokoh-tookoh tua. Sudahlah, mereka jangan paksakan diri lagi. Kita perlu perubahan,” tegas Sam Haning yang sukses memajukan Universitas PGRI NTT ini.

Ia mengatakan, mengapa harus mendukung BKH, karena selama ini BKH bukan bicara skop NTT tapi ia telah menunjukkan tanggungjawab untuk Indonesia. “Jujur saja, banyak yang mengatakan bahwa Pak Benny cocok di pusat (Jakarta), tapi NTT ini masih banyak kerapuhan dan miskin pemimpin yang punya hati untuk NTT, dan BKH kita butuh untuk NTT,” tandas Sam Haning, yang akan membuka jaringan Relawan BKH di daerah-daerah se-NTT, termasuk ormas yang dibawah kordinasinya dan par alumni PGRI NTT.

“Kalau kita yang bicara pasti orang dengar dan percaya. Karena orang sudah muak dengan janji yang muluk-muluk,” tegasnya lagi.

Menurut dia, pada Pilgub 2008 dan 2013, BKH kalah karena tidak disiapkan secara baik. Karena itu, sekarang harus mulai bergerak dengan keyakinan bahwa Dewi Fortuna akan berpihak pada BKH. “Genderang Relawan BKH ini harus mulai kita mainkan sehingga bergema ke seluruh pelosok NTT. Spirit Pa Benny Harman untuk maju NTT satu 2018 harus bergayung sambut dengan gerakan Relawan yang bekerja tanpa pamrih. Karena Ntt butuh figur baru. Saya minta teman-teman semua mulai kerja. Sudah saatnya kita kerja mempersiapkan semua dengan matang. Kita siap sukseskan Pak Benny untuk NTT Satu 2018,” tandas Sam Haning, mengingatkan.

Cita-cita Bersama

Cagub Benny Harman mengapresiasi dukungan Sam Haning dan timnya untuk menjadi Relawan BKH.  Ia bercerita, sebelum menyatakan maju untuk NTT Satu 2018, banyak yang bertanya; apa Pa Benny mau maju untuk NTT Satu. Pa Benny lebih dihargai kehebatannya du Jakarta, bukan di NTT. “Saya pernah dua kali maju dan kalah, tapi saya tidak kecewa. Saya hanya menyesal karena kehilangan kesempatan membangun NTT. Saya punya niat baik untuk membangun NTT yang lebih baik, karena ada panggilan untuk kembali ke NTT,” tegas politisi Partai Demokrat ini.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga berkata, “Saya diskusi dengan Viktor Laiskodat, lalu dia mengatakan, ‘You maju saya dukung. Tokoh-tokoh tua yang maju itu orang baik semua, tapi kasihan rakyat NTT. NTT butuh tenaga baru yang muda, yang mau menghadapi tantangan geografis NTT yang tidak gampang. Saya (Viktor Liakodat, red) tidak maju”.

Lalu Benny menjawab Laiskodat, “Jadi kalau tidak ada yang maju, maka saya siap berkorban untuk kembali membangun NTT, melanjutkan apa yang sudha dirintis tp dengan spirit baru anak muda. Kita angkat wajah NTT di level nasional. Inilah cita-cita saya, dan saya berharap ini menjadi cita-cita dan kehendak bersama seluruh rakyat NTT. NTT butuh pemimpin yang tidak hanya tahu memecahkan masalah, dan program memecahkan masalah itu, tapi juga  butuh keberanian dan integritas, juga punya akses vertikal dan horizontal ke pusat dan provinsi lain. Dan secara fisik harus mampu ketemu rakyat, harus sehat fisik dan pikiran agar mampu menggerakan seluruh potensi yang ada di NTT untuk bisa keluar dari kemiskinan dan berbagai stigma negatif lainnya terhadap NTT.  Butuh kerjasama, berani berkorban. Para investor pun harus siap berkorban menanamkan investasinya di NTT dan harus tahan banting. NTT butuh pengusaha/investor yang punya niat baik”.

BKH juga berharap, Relawan BKH ini harus menjadi penggerak, bisa mencerdaskan, dan bisa mengajak rakyat NTT untuk kerja bersama, bersatu padu untuk NTT yang lebih baik.  “Bagaimana memenangkan cita-cita bersama ini, kita butuh pemimpin yang peduli. Jadi , mari sama-sama kita sosialisasikan kepedulian ini agar menjadi kepedulian bersama. Saya siap berkorban untuk semua itu. Saya juga siap melepaskan segala privilege di pusat untuk NTT. Karena itu, mari kita kerja bersama. Sukses sama-sama, gagal juga sama-sama,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Sam Haning menambahkan, BKH figur yang tidak diragukan lagi, dan sosok yang membawa perubahan. “Kami (Relawan BKH) menjadi marketingnya pa Benny. Kita akan memaksakan sedikit bahwa BKH lebih baik dari yang lain. Mari kita kerja tanpa pamrih untuk BKH. BKH orang satu-satunya yang bisa pimpin NTT. NTT tidak bisa dibangun secara primordial, tapi dengan spirit nasionalisme,” tandas Sam Haning, yang juga Ketua Pemuda Pancasila ini, seraya meminta agar mesin partai juga harus bekerja bersama relawan untuk memenangkan BKH unutk NTT Satu 2018. (jdz)

Foto: BKH (duduk) pose bersama Ketua Tim Relawan BKH Kota Kupang,Samuel Haning, dan sejumlah tokoh usai pertemuan di Hotel Sasando, Rabu (6/7).