Terima Kasih Umat Paroki Santa Maria Asumpta…

by -41 views

KUPANG – Segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk bertemu , dan ada waktu untuk berpisah. Suasana itu yang dialami dua imam di Paroki Asumpta, Romo Tono Raring dan Romo Yohanes Meks Manuk. Keduanya harus menyampaikan sayonara terhadap semua yang sudah terjadi selama menjadi Imam Tuhan di Paroki Maria Asumpta Kota Baru Kupang.

Romo Tino mendapat kepercayaan baru dari Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang, Pr, sebagai Kepala Sekolah SMPK Don Bosco di Putain, TTS. Sementara Romo Meks mendapat tanggungjawab baru sebagai pastor Paroki Santu Stefanus Naikliu. Keduanya digantikan oleh Romo Dedi Ladjar dan Romo Enos Due.

Karena itu, Minggu (15/5) malam, dilakukan acara Pisah Sambut, bertema “Melangkah, Menapaki Jalan Pewartaan” di Aula Paroki Asumpta. Umat paroki Asumpta tampak hadir menyesaki aula karena merasa kehilangan dua gembala yang baik itu.

Dalam kata-kata perpisahannya, Romo Tino menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat Paroki Santa Asumpta, atas semua hal baik yang telah terjadi selama kebersamaan hampir delapan tahun, sejak tahun 2009. Tino yang berada diantara tiga pastor paroki itu mengaku betapa ia belajar banyak hal; kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan yang luar biasa. “Saya merasa sangat sedih harus berpisah dengan umat Paroki Asumpta. Delapan tahun saya mengalami banyak hal. Pastor Paroki yang sangat baik, memberikan kami banyak hal baik, juga Ketua DPP dan jajarannya, para ketua wilayah, ketua-ketua kelompok umat basis (KUB) dan kelompok kategorial, juga biarawan-wati dan misdinar. Terima kasih untuk semua kebaikan itu,” kata Romo Tino dalam suara terbata-bata. Ia sesenggukan, lalu meneteskan air mata. Umat pun larut dalam kesedihan.

Ia juga menuturkan, selama 8 tahun merasakan persaudaraan dan kekeluargaan. “Saya banyak belajar; kerjasama dan saling menghargai. Romo Rudi menjadi kaka , saudara dan teman. Saya tidak lagi dengar sapaan dia. Saya tidak lagi dengar curhatnya,” tuturnya, lalu menangis lagi.

“Terima kasih bapa Ketua DPP Prof Alo yang selalu memberi peneguhan; No, jadi imam yang baik, bapa mama dan seluruh umat selalu ada di belakang kamu”.

“Saya mohon doa, restu dan dukungan dari 12 ribu lebih umat Paroki Santa Maria Asumpta agar saya tetap berjuang menjadi imam Tuhan yang baik, dan bisa melakukan hal-hal luar biasa dengan cara-cara biasa di tempat tugas yang baru,” kata Romo Tino.

Sementara itu, Romo Meks, dalam kata sayonaranya menyatakan bersyukur kepada Tuhan karena telah menjadi bagian dari Paroki Santa Maria Asumpta sejak 2011. Ada banyak hal yang baik dan benar, juga luar biasa yang kita alami dan lakukan bersama. Jujur, saya sedih dengan batas kebersamaan ini, tapi ini menjadi modal kuat bagi saya di tempat tugas yang baru, dengan tanggungjawab yang lebih besar. ”Terima kasih Romo Rudi, pastor paroki yang adalah kaka dan saudara terbaik. Dia adalah pelatih dan playmaker terbaik, karena dari dia terpancar kebaikan dan sifat kebapakan. Terima kasih untukmu yang terkasih semua umat Paroki Sta Maria Asumpta. Kami telah belajar banyak hal, doakan kami di tempat tugas baru,” ujar Romo Meks.

Wakil Walikota, Herman Man, mewakili pemerintah juga menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dua imam energik itu, yang juga telah memberi warna terhadap kehidupan iman para pegawai negeri sipil, terutama yang katolik di Kota Kupang. “Mereka selalu hadir memberikan bimbingan rohani setiap hari Jumat kepada PNS katolik di Kota Kupang. Terima kasih untuk romo berdua, selamat berkarya di tempat tugas yang baru,” pesan Herman Man.

Pastor Paroki, Romo Rudi Tjung Lake, pun atas nama umat menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdan Romo Tino dan Romo Meks selama kebersamaan di Paroki Asumpta. “Terima kasih atas kebersamaan kita yang penuh makna bagi paroki ini. Yang baik bisa dibawah untuk dilaksanakan di tempat tugas yang baru,” pesan Romo Rudi. (jdz)

Foto : Romo Tino dan Romo Meks pose bersama para Misdinar.