Kupang, mediantt.com – Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas negara yang makin marak belakangan ini, ternyata kuat dugaan dibekingi oknum anggota TNI Angkatan Darat, yang bertugas di daerah perbatasan, Kobalima, Kabupaten Malaka. Jumat (29/4), Polres Kupang Kota berhasil mengamankan empat tersangka Curanmor lintas Negara.

Yang diamaankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kupang Kota antara lain, AR, MN, SA dan YNK, sedangkan P masih dalam pengejaran polisi. Para pelaku itu diamankan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

“Para tersangka (4 orang) berhasil kita amankan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Salah satu tersangka yakni P masih dalam pengejaran polisi,” kata Kapolres Kupang Kota, AKBP Budi Hermawan melalui Kasat Reskrim, AKP Didik Kurnianto, dalam keterangan pers, Jumat (29/4).

Menurut dia, tim Buser Polres Kupang Kota juga mengamankan 2) sepeda motor merk Yamaha jenis Jupiter Z berwarna hitam  dan Vixion warna putih. “Mereka ini adalah pelaku Curanmor lintas Negara. Mereka mencuri di Kupang lalu dijual di Timor Leste. Ada 4 unit sepeda motor tapi hanya dua yang diamankan di perbatasan, dua lainnya sudah terjual ke Timor Leste, “ tegas Didik.

Ia mengatakan, tersangka  P yang kini masih dalam pengejaran kepolisian Polres Kupang Kota telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Menurut Didik, sesuai pengakuan para pelaku mereka telah beraksi di Kota Kupang dua kali dan baru kali ini tertangkap. Dari hasil curian itu, para pelaku diberikan imbalan Rp 200 ribu/motor.

Dalam aksi itu juga, sebut Didik, ada beberapa oknum yang turut membantu para pelaku, sehingga jika barang-barang curian itu tiba di perbatasan langsung dijemput dan dibawa ke wilayah Timor Leste.

Modus yang digunakan, terang dia, pelaku sengaja menggunakan jasa korban untuk diantarkan ke suatu tempat. Dalam perjalanan, pelaku meminta korban untuk membeli pulsa, ketika korban membeli pulsa, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Dalam kasus itu ada dua pelaku yang masihj berstatus sebagai pelajar SMA di Kota Kupang, “ kata Didik.

AR, salah satu pelaku kepada wartawan mengaku dalam aksi mereka dibantu oleh oknum anggota TNI-AD yang bertugas di perbatasan daerah Koba Lima, Kabupaten Malaka.

“Kami dibantu oleh salah satu anggota TNI-AD untuk seberangkan motor ke Timor Leste di daerah Kobalima, Kabupaten Malaka, “ aku AR.

Kapenrem Makorem 161/WS Kupang, Mayor arm, Ida Bagus yang dihubungi secara terpisah belum berani memberikan komentar. Pasalnya, masih dalam proses penyilidikan oleh Makorem 161/WS Kupang.(che)

Foto: Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto ketika memberikan keterangan pers terkait kasus Curanmor lintas negara, Jumat (29/4).