Siswi SD Dicabuli di Hutan Saat Cari Kayu Bakar

by -23 views

Kupang, mediantt.com – Ini peringatan kepada anak-anak perempuan untuk berhati-hati kalau masuk hutan sendirian. Minggu (17/4), adalah hari sial bagi M (12), salah satu siswi SD Kelas 5, warga Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Ketika sedang mencari kayu bakar di hutan dekat embung Sokon, ia diperkosa oleh Johan Boin Balan (20). Pelaku sudah diamankan polisi dari Polsek Maulafa.

“Pelaku setelah kita bekuk, langsung dibawah menuju Mapolsek Maulafa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Statusnya sudah sebagai tersangka dan dijerat UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” jelas Kapolsek Kompol Sriyati, yang memimpin langsu pasukan saat itu.

Kepada wartawan Kapolsek menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban akan pergi mencari kayu bakar di hutan di sekitar Embung Sokon. Saat itu, korban sendirian saja. Pelaku mulai memata-matai korban.

Ketika korban sedang asyik memungut kayu bakar, sebut Sryati,  tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan langsung memeluk korban. Pelaku juga menggunakan baju untuk menutup mulut korban. Karena tak berdaya serta tak bisa berteriak, pelaku lalu melancarkan aksi bejatnya.

Menurut Sryati, korban mengaku diperkosa satu kali oleh pelaku Johan Boin Balan. Usai memerkosa korban, pelaku lalu meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban kemudian pulang ke rumah sambil menangis. Badan korban juga berlumuran darah karena dipaksa berhubungan badan dengan pelaku.

“Kejadiannya memang ada. Saat itu korban hendak mencari kayu dekat sebuah embung dan pelaku sudah mengikuti korban. Saat mencari pelaku datang dari belakang dan memeluk korban kemudian diperkosa serta mulut korban ditutup pakai baju,” jelas Sriyati.

Korban pun pulang ke rumah saksi EB yang adalah orang tua asuhnya. Saat itu. saksi menanyakan kepada korban sambil menangis dan saat itu juga saksi memanggil ibu kandung korban berinisial HL yang hanya bersebelahan rumah dengan saksi. Dan, kasus ini pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Maulafa oleh keluarga. (che)

Foto: Kapolsek Maulafa, Kompol Sryati