Tahu Ada Korupsi di Puskesmas Oesapa, Oknum Dinkes Kota Diperiksa

by -169 views

Kupang, mediantt.com – Tim pengawal pengamanan dan pembangunan daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang menjadwalkan akan memeriksa beberapa oknum di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang. Oknum-oknum tersebut diperiksa karena diduga mengetahui kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Oesapa tahun 2015 senilai Rp 229.840.000.

Kepada wartawan, Selasa (12/4), Kasi Intel Kejari Kupang, Dedi Irawan menjelaskan, sesuai jadwal, TP4D Kejari Kupang akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum pada Dinkes Kota Kupang.

“Pemeriksaan itu dilakukan karena diduga kuat oknum-oknum tersebut mengetahui proses pembangunan Puskesmas Oesapa yang dikerjakan oleh CV Indrayana,” kata Dedi.

Menurut Dedi, untuk sementara kasus dugaan korupsi tersebut masih dalam status penyilidikan oleh Kejari Kupang. Dalam proyek itu, indikasi yang diperoleh oleh tim penyidik yakni pembangunan itu mengalami keterlambatan dalam proses pekerjaannya.

Seharusnya, sebut dia, proyek itu diselesaikan per Desember 2015, namun tidak diselesaikan oleh CV Indrayana. Sesuai kenyataan yang ada serta pengaduan masyarakat, proyek itu hingga kini tidak diselesaikan oleh kontraktor.

“Seharusnya proyek itu selesai bulan Desember 2015, tapi sampai sekarang pembangunan Puskesmas Oesapa belum juga diselesaikan oleh,“ kat Dedi.

Pembangunan Puskesmas senilai  Rp 2. 229.840.000 tersebut dari dana Alokasi Khusus dan dana Alokasi Umum pada satuan Kerja Dinas Kesehatan Kota Kupang. Ini termuat dalam surat kontrak 440.870/1005.E/DINKES/VII/2014, dengan tanggal kontrak 6 Juli 2015.

“Masa kerja 150 hari kerja. Pekerjaan pembangunan Puskesmas Oesapa tersebut dimulai 6 Juli 2015 dan berakhir 4 Desember 2015,” katanya.

Ia menambahkan, TP4D Kejari Kupang juga telah mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Dinas Kesehatan dan Dinas PU Kota Kupang sebagai pelaksana proyek gedung puskesmas dan jalan raya yang tersebar di beberapa wilayah kelurahan di Kota Kupang. (che)

Foto : Gedung Puskesmas Oesapa, yang diduga bermasalah.