Petani Belu Tewas Tercebur Dalam Saluran Irigasi

by -31 views

Atambua, mediantt.com – Seorang petani Belu atas nama Tarsius Tae, Kamis (7/4), ditemukan tak bernyawa dalam saluran irigasi di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Ketika ditemukan, ia terbujur kaku di dalam saluran air.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal karena terseret dan tercebur di dalam saluran air. Untuk proses lebih lanjut, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit  Umum Daerah Atambua Mgr. Gabriel Manek untuk dioutopsi.
Kematian korban, disambut isak tangis keluarga. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani.

Karena sudah terbujur kaku, saksi langsung melaporkan hal itu ke petani lainnya untuk datang melihatnya, selanjutnya melapor pada keluarga maupun pihak berwajib untuk dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui sebelum ke kebun, masih sempat mengkonsumsi minuman keras (miras). Ditengah perjalanan, korban terjatuh dalam saluran irigasi sehingga terseret air hingga tewas.

Keluarga korban yang langsung mendatangi tempat kejadian histeris dan tak kuasa menahan kesedihan melihat Tarsisus yang sudah terbaring kaku tak bernyawa lagi. Di lokasi kejadian barang-barang yang ditemukan berupa obat, uang  dan hanphone milik korban.

Martinu Batista, saksi yang pertama melihat korban menuturkan, ketika melintasi saluran tiba-tiba melihat ada orang yang terjebak dalam saluran air. Namun, lanjut dia, ketika mendekat sudah terlihat kaku dan tidak bernyawa lagi. Ia langsung melaporkan kejadian itu  pada warga sekitar.

“Waktu saya lihat seperti ada orang yang berjalan dekat saluran air. Waktu saya mendekat dan saya lihat korban sudah kaku dan tidak bernyawa lagi,“ kata saksi.

Kapolsek Wedomu, AKP Charles Sitepu mengatakan, untuk tahap selanjutnya dilakukan otopsi sebelum jenazah korban dikembalikan kepada keluarga. (che)

Foto : Ilustrasi