Musrenbang Itu Forum Keselarasan Kebijakan Pusat dan Daerah

by -16 views

Kupang, mediantt.com – Wakil Gubernur NTT, Drs Benny A. Litelnoni mengatakan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) adalah forum untuk mengintegrasikan dan menselaraskan kebijakan pusat dan daerah dengan aspirasi masyarakat. Karena itu, Musrenbang diharapkan melahirkan keputusan yang optimal.

“Untuk percepatan pembangunan daerah, maka norma pembangunan nasional perlu menjadi acuan dalam pembangunan daerah. Kita telah bekerja cukup efektif

karena dalam dua tahun teakhir pertumbuhan ekonomi NTT di atas rata-rata nasional. Tahun 2014, pertumbuhan ekonomi NTT 5,04 %, sedangkan nasional tumbuh 4,79%,” jelas Wagub Benny Litelnoni ketika membuka Musrenbang RKPD Tingkat Kota Kupang Tahun 2017, di Aula Hotel Ima, Jumat (11/3).

Musrenbang itu juga sekaligus menutup e-Musrembang Tingkat Kota Kupang. Hadir Walikota Kupang Jonas Salean, SH, Wakil Ketua DPRD Kota Kupang Marthinus Medah, Forkompimda Kota Kupang, Sekda Kota Kupang, Pimpinan SKPD serta Camat dan Lurah.

Menyorot soal pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan, Wagub Benny Memberikan aspresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Kupang yang telah giat menurunkan angka kemiskinan. “Kota Kupang hanya menyumbangkan 8,70% penduduk miskin,” kata Wagub.

Walikota Kupang, Jonas Salean mengatakan, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah serta peraturan pelaksanaan lainnya.

RKPD Kota Kupang Tahun 2017 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kupang Tahun 2013-2017. “Susunan RKPD ini merupakan hasil usulan dari 6 kecamatam dan 51 kelurahan di Kota Kupang. Dana yang diusulkan oleh 6 kecamatan dan 51 kelurahan sebesar Rp 3 triliun, sedangkan dana yang tersedia hanya Rp 500 miliar. Karena itu, kita harus bagi sesuai kebutuhan di setiap kecamatan dan kelurahan,” jelas Jonas Salean.

Ia juga mengatakan, penyusunan RKPD Kota Kupang Tahun 2017 terdiri dari 3 tahap. Tahap pertama melalui forum konsultasi publik untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2017. Tahap kedua, melalui forum SKPD untuk membangun koordinasi keterpaduan program/kegiatan antar SKPD dan tahap ketiga melalui Musrenbang RKPD.

“Dengan berpedoman pada peraturan yang ada, pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Kupang Tahun 2017 ini melibatkan para pemangku kepentingan yang terdiri dari unsur DPRD, SKPD, akademisi, asosiasi  profesi, pengusaha dan tokoh masyarakat di Kota Kupang, guna mendapatkan masukan dan komitmen sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD Kota Kupang. (*/jdz)

Foto : Wakil Gubernur Benny Litelnoni ketika memberikan sambutan.