Bupati Sikka Resmikan Pengoperasian Dua Kapal Antar Pulau

by -106 views

Maumere, mediantt.com – Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Rabu (24/2), meresmikan pengoperasian dua buah kapal antar pulau di Pelabuhan Lauernsius Say Maumere. Acara peresmian dilakukan secara simbolis dengan menyerahkan kunci kapal kepada Aloysius Making dan Haji Ambo Dale selaku nahkoda.

Sebelum peresmian, terlebih dahulu digelar ibadah yang dipimpin Romo Ewald Sebo di ruang Tunggu Pelabuhan Laurensius Say. Romo Ewald juga memberkati dua buah kapal itu, termasuk nahkoda dan para awak kapal.

Dua buah kapal ini adalah kapal penumpang dan kapal barang bantuan dari Direktorat Pengembangan Pulau Kecil dan Terluar Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertentu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Desember 2015 lalu, Bupati Yoseph Ansar Rera telah menerima langsung miniatur dan tali kapal secara simbolis dari Menteri Desa, PDT dan  Transmingrasi di Jakarta.

Bupati Ansar Rera mengatakan, hadirnya dua buah kapal ini diharapkan bisa mempercepat arus transportasi ke pulau-pulau terluar di Kabupaten Sikka. Rencananya kapal ini akan melayari pulau-pulau di kawasan Teluk Maumere. “Saat ini sedang dirancang rute kapal, termasuk rencana ketentuan tarif yang berlaku,” katanya.

Trauma

Ketua DPRD Sikka Rafael Raga saat itu mengaku trauma dengan kehadiran kapal-kapal laut yang dikelola pemerintah. Ia menyinggung KM Teluk Maumere yang pernah dikelola Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Hubkominfo) Sikka, yang tenggelam di Pelabuhan Laurensius Say.

“Saya trauma, 3 tahun lalu bersama Bapa Uskup (Uskup Maumere, Red) hadir di sini, ikut peresmian, dan tidak lama kapal itu tenggelam. Tidak tahu sekarang bangkainya ada di mana,” kenang dia mengingatkan agar dinas teknis pengelola kapal ini benar-benar mengelolanya secara baik dan profesional.

Danlanal Maumere Carmadi juga mengaku prihatin. Karena itu dia berjanji akan memberikan tips-tips kepada dinas teknis pengelola tentang bagaimana mengelola sebuah kapal. Sebagai orang yang berpengalaman selama 28 tahun di atas kapal, dia berharap hadirnya dua buah kapal ini bisa membantu kelancaran transportasi antarpulau bagi masyarakat yang mendiami pulau-pulau di Kabupaten Sikka.

Profesional

Kepala Dinas Hubkominfo Sikka Wihelmus Sirilus mengatakan, pihaknya berterimakasih atas pelbagai masukan untuk mengelola kapal-kapal pemerintah. Khusus untuk dua buah kapal ini, Dinas Hubkominfo akan mengelola selama 1 tahun saja, selanjutnya akan diserahkan ke Perusahaan Daerah milik Pemkab Sikka. Ia pun berharap pengelolaannya secara profesional, sehingga bisa berkelanjutan sesuai keinginan dari Kementerian Desa, PDT dan Trasnmigrasi.

Ia juga mengatakan, untuk kapal penumpang diberikan nama Samudera Sikka 01. Kapal ini berkapasitas 20 penumpang ditambah 4 crew kapal, dengan kekuatan 14 GT. Panjang kapal 12,30 meter, dengan lebar 3 meter dan kedalaman 2 meter. Kapal ini memiliki main engine 2×250 PK, dengan kecepatan 30 knot, dengan fasilitas tangki BBM 800 liter dan tangki air tawar 200 liter.

Sementara kapal barang diberi nama Samudera Sikka 02 dengan 19 meter, lebar 4,40 meter, dan kedalaman 1,30 meter. Kapal ini memiliki main engine 1×245 HP dengan kecepatan 10 knot, dengan fasilitas tangki BBM 5.000 liter dan tangki air tawar 3.000 liter. (vicky da gomez)

Foto: Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera menyerahkan kunci kapal kepada nahkoda, sebagai simbol pengresmian beroperasinya kapal Samudera 01 dan Samudera 02 untuk transportasi antarpulau di Kabupaten Sikka;