Bupati Rote Ngaku Tidak Ada Urusan Lagi Dengan Kejaksaan

by -124 views

Kupang, mediantt.com – Kendati tersangkut kasus hibah tanah seluas 12 hektare di Rote Ndao, namun Bupati Leonard Haning mengaku tidak punya urusan lagi dengan Kejaksaan Negeri (Kajari) Ba’a, juga Kejaksaan Tinggi NTT.

“Saya tidak lagi punya urusan lagi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dalam kasus hibah tanah seluas 12 Ha di Kabupaten Rote Ndao yang melibatkan diri saya,” kata Bupati Rote Ndao, Leonard Haning kepada wartawan di kantor Gubernur NTT, Rabu (17/2), usai menghadiri pelantikan 9 bupati dan wakil bupati hasil Pilkada serentak 9 Desember lalu.

Ia menjelaskan, silakan tanyakan kasus itu ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a maupun Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT tentang perkembangan kasus dugaan korupsi hibah tanah itu.

“Jangan lagi tanya saya soal kasus itu, tanyakan langsung di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT,“ kata Lens Haning.

Kajari Ba’a, Agus Sahat Lumban Gaol ketika dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Kejagung RI untuk meminta petunjuk dalam kasus itu.

“Saat ini yang diminta dari Kejagung RI adalah soal kerugian negara yang terjadi dalam kasus itu. Kami minta petunjuk dari Kejagung soal kerugian negara dalam kasus itu,” kata Agus.

Ditanya soal apakah kasus itu akan dinyatakan SP3 oleh Kejari Ba’a, Agus menegaskan, hingga saat ini kasus itu masih didalami dan tidak akan dinyatakan SP3 oleh Kejari Ba’a. “Sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada dan tidak akan dilakukan SP3 terhadap kasus itu. Kami masih tunggu petunjuk dari Kejagung RI,” tegas Agus. (che)

Foto: Leonard Haning