Anak Saya Telah Berbuat Seperti Nama yang Diberikan…

by -52 views

Sosoknya amat sederhana. Tidak banyak bicara, tapi murah senyum kepada siapa saja. Itulah Nicolas Tome, ayah kandung Bupati Sabu Raijua, Ir Marthin Luther Dira Tome. Saban hari ia hanya sibuk mengurus sawah. Di usia senjanya, Nicolas yang telah ditinggal pergi istri tercinta itu, masih menyaksikan betapa anak kesayangannya itu diidolakan dan disanjung dimana-mana karena sukses di bidang tugasnya. Dia hanya bisa sujud bersyukur kepada Tuhan atas rahmat terindah yang dialami keluarganya; bahwa anak yang diberi nama Marthen Luther, berhasil mengangkat harkat dan martabat keluarganya yang sederhana. Ia bangga karena anaknya telah berbuat seperti nama yang diberikan. Keberanian dan jiwa perjuagan yang tak pernah lelah untuk kebaikan banyak orang.

Ketika masih mengelola Tabloid Aktualita, dan meliput langsung proses Pilkada di Sabu Raijua lima tahun lalu, penulis berkesempatan ngobrol dengan Nicolas Tome. Ia berkata polos dan apa adanya tentang anak kesayangannya, Marthin L Dira Tome. Berikut petikan wawancara dengan Bapa Nicolas Tome, di kediamannya di Seba.

Bisa dijelaskan mengapa anda memberi nama Marthin Luther kepada Marthin Dira Tome?

Saya melihat dari sekian anak saya, dia pantas untuk diberi nama Marthin Luther karena dia adalah tokoh reformasi pada zaman itu. Saat itu saya sangat mengidolakan Marthin Luther. Karena itu, dengan memberi nama itu, saya mengharapkan satu ketika anak saya ini bisa menjadi seperti Marthin Luther, yang adalah tokoh reformis.

Dengan posisi anak anda saat ini yang berhasil dan dikenal luas berbagai kalangan di NTT bahkan Indonesia, apakah anda sebagai orang tua merasa bangga?

Sebagai ayah (orang tua) saya sangat bangga. Meskipun kami dari keluarga sederhana, tapi apa yang sudah dilakukan anak saya, yang menjadi kebanggaan banyak orang, tentu saya bangga.

Apakah anda pernah membayangkan Marthin Dira Tome bisa menjadi pemimpin seperti saat ini?

Terus terang saya tidak pernah berpikir seperti itu bahwa kelak anak saya menjadi seorang pemimpin seperti Marthin Luther yang dulu, tokoh reformis itu. Tetapi kalau sekarang dia seperti ini, mungkin dia sama seperti nama yang saya berikan itu. Saya juga bangga dengan ketenaran dia seperti yang diceritakan orang NTT, termasuk orang Sabu Raijua. Ia telah berbuat seperti nama yang diberikan kepadanya. Saya bersyukur atas rahmat Tuhan yang telah tercurah buat keluarga kami, terkhusus buat Marthin Dira Tome untuk menjadi seperti sekarang ini.

Anak anda sudah menjadi Bupati Sabu Raijua (untuk periode kedua). Apa nasehat anda kepadanya?

Nasehat saya sederhana saja, karena dia sudah dipercayakan oleh rakyat menjadi Bupati Sabu Raijua, maka dia harus ingat bahwa dia bukan menjadi Bupati untuk dirinya sendiri atau untuk keluarga, tetapi untuk masyarakat banyak, untuk seluruh masyarakat Sabu Raijua. Karena itu, setiap saat saya selalu berdoa kepada Tuhan agar Tuhan senantiasa menyertai dan selalu memberikan hikmat dan kebijaksanaan kepadanya dalam memimpin tanah kelahirannya, Sabu Raijua. (jos diaz)

Foto : Marthin Luther Dira Tome, yang dibanggakan ayahnya sebagai anak yang sukses dan berhasil berbuat (bertindak) sesuai nama yang diberikan kepadanya.