Gadis Sabu Promosikan NTT di Pemilihan Putri Indonesia 2016

by -161 views

Kupang, mediantt.com – Senyumnya mempesona dibalik raut wajah yang cantik, membuat dirinya layak mewakili Provinsi NTT di ajang pemilihan Putri Indonesia 2016. Gloria Angelica Radja Gah, nama lengkapnya, yang lebih akrab dengan sapaan manis, Gloria. Putri Sabu Raijua kelahiran Jakarta, awal Januari 2016 lalu, terpilih menjadi Putri Indonesia NTT 2016 setelah mengikuti seleksi secara online, dan menjadi salah satu finalis Putri Indonesia tahun 2016. Tekad tunggal yang akan diemban di ajang bergengsi bagi kaum perempuan itu; mempromosikan budaya NTT.

Rabu (3/2), Gloria bersama orang tua dan timnya menggelar jumpa wartawan di ruang Palacio, Hotel Aston Kupang. Gadis 24 tahun ini menuturkan, sebelum masuk karantina pada 12 Feberuari nanti, ia pulang ke kampong halamannya untuk memohon restu dan dukungan kepada Pemerintah, DPRD dan seluruh masyarakat NTT. Ia juga akan memohon restu kepada kakek dan leluhur di tanah kelahiran ibundanya, Sabu Raijua, agar bisa sukses di ajang pemilihan putri indonesia untuk mengharumkan nama NTT.

“Saya mohon dukungan, papa, mama, kakak, adik dan semua saudara yang ada di NTT. Saya akan berusaha sekuat kemampuan saya untuk mengharumkan nama NTT di ajang ini,” kata gadis blasteran, buah kasih Sofia Loni Mone Radja Gah berasal dari Sabu Timur, dan ayahnya Ahmad Said Ryasid asal Palembang ini.

Gadis dengan tinggi badan 178 cm ini punya rasa percaya diri yang tinggi bahwa meski lahir dan besar di Jakarta, namun sangat mencintai NTT yang disebutnya sangat eksotik di Indonesia karena memiliki keindahan alam yang luar biasa. “NTT memiliki tempat khusus dalam hati dan pikiran saya dan inilah momen saya mengabdi untuk daerah ini lewat ajang pemilihan Putri Indonesia,” ujar Arsitek lulusan Binus University Jakarta ini.

Gloria yang punya hobi bermain piano ini menuturkan, akan membawakan dua lagu tradisional asal NTT di ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2016 yang dijadwalkan 19 Februari 2016 di JCC Jakarta.

Sang Ibu, Sofia Loni Mone Radja Gah, mengaku sangat bangga karena anaknya bisa mewakili tanah kelahirannya , NTT, di ajang bergengsi kaum perempuan, Pemilihan Putri Indonesia. Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendukung anaknya sebagai perwakilan dari NTT.

“Keberhasilan anak saya karena dukungan semua pihak termasuk masyarakat NTT, saya sangat bangga anak saya bisa berlaga di pemilihan Puteri Indonesia mewakili NTT,” katanya sembari meneteskan arr mata haru.

Gloria juga menjelaskan, dengan latar belakang seorang arsitektur, dia yakin mampu menyaingi finalish lain dengan mempromosihkan berbagai kelebihan yang di miliki berbagai suku di NTT.

”Berkat dukungan dan sponsor Ibu Yuliana (Yuliana Laiskodat, Red), cukup banyak memperkenalkan tenun ikat asal NTT dan beberapa gaun yang akan saya kenakan saat karangtina itu sudah dimodifikasi. Ini bagi saya sangat bagus menjadi media untuk mempromosikan budaya NTT secara keseluruhan. Saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk mengangkat nama NTT ke pentas nasional,” katanya.

Melalui visinya ‘Terus Mempromiosikan NTT’ hingga tingkat Nasional maupun intenasional, Gloria juga akan berbuat sesuatu agar nama NTT tetap dikenang sepanjang masa, tidak sebatas pada ajang pemilihan Puteri Indonesia.

Menurutnya, kepulangannya bersama keluarga ke NTT dan Sabu Raijua khususnya, ingin menemui para petinggi di NTT dan juga masyarakat serta mengunjungi beberapa sekolah untuk mendapat dukungan dan referensi sebagai bekal agar bisa bersaing dengan finalish lain.

Dia sangat yakin bisa mengharumkan nama NTT pada ajang bergengsi itu karena ibunya berkelahiran Sabu Raijua yang cukup memahami kondisi NTT dengan berbagai ragam budaya, bahkan dia sempat pulang beberapa waktu sebelumnya untuk menemui kakeknya sekaligus mengunjungui beberapa obyek wisata yang bisa promosikan pada ajang Putri Indonesia. (jdz)

Foto : Gloria Angelica Radja Gah