Tensi Politik Memanas Jelang Musda Demokrat NTT

by -29 views

Kupang, mediantt.com – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat NTT baru akan digelar Bulan April 2016, namun tensi politik di internal sudah mulai memanas. Ini dipicuh ulah Jefri Riwu Kore, kandidat ketua, yang berani bermanuver terang-terangan. Anggota DPR RI ini mulai melakukan agitasi dengan membawa nama DPP. Bahkan mengklaim sudah mendapat dukungan dari DPC-DPC yang memiliki hak suara.

Data akurat yang berhasil dihimpun mediantt.com, Sabtu (23/1/2016) menyebutkan, Jefri Riwu Kore mengaku sudah mengantongi banyak dukungan dari DPC menjelang Musda. Namun, fakta berkata lain. Dari 22 DPC Partai Demokrat se-NTT, mayoritas telah memberikan dukungan kepada Ketua DPD Partai Demokrat saat ini, Ir John Kaunang, MS. “Banyak DPC yang sudah secara langsung bertemu Pa Ketua (John Kaunang, Red), dengan membawa dukungan agar Pa Ketua bersedia menjabat kembali Ketua DPD PD NTT periode 2016-2021,” beber sumber terpercaya yang minta namanya tidak ditulis.

Sumber itu mengatakan, setelah Natal Bersama Partai Demokrat di Grand Mutiara, Sabtu (16/1), yang juga dihadiri Sekjen Hinca Panjaitan, pihaknya sudah mendiskusikan hal itu dengan utusan DPP, dan diharapkan bisa disampaikan dalam diskusi dengan para petinggi DPP yang netral dan masih mengharapkan John Kaunang sebagai Ketua DPD PD NTT. Bahkan, hal ini pun akan disampaikan kepada Sekjen sehingga Ketua Umum, SBY, pun bisa tahu kondisi sesungguhnya di DPD PD NTT.

Sumber itu juga menjelaskan, yang sudah membuat dan menyerahkan pernyataan dukungan diatas meterai 6.000 kepada Katua DPD John Kaunang adalah DPC Malaka, TTS, Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Lembata, Flores Timur, Sikka, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, dan Manggarai.

“Yang belum dan menyatakan dukungan per SMS dan telpon, lalu akan segera membawa pernyataan dukungan ke Kupang adalah DPC Sumba Barat, TTU, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat,” katanya

Menurutnya, dari 22 suara DPC, Jefri Riwu Koreh baru mendapat dukungan dari 4 DPC, yakni Belu, TTU, Sikka da Flotim. “Namun dua DPC (Flotim dan Sikka) juga membuat pernyataan dukungan untuk ketua yang sekarang. Mereka juga menyatakan akan membatalkan surat dukungannya kepada Jefri Riwu Kore,” terang sumber itu.

Informasi yang beredar di Kupang pasca Natal Bersama bahwa DPP Partai Demokrat telah memberikan sinyal dukungan kepada Jefri Riwu Kore menjadi kandidat ketua pada Musda nanti, tapi ternyata tidak benar. “Itu cuma rumor yang sengaja dimainkan tim kerja Jefri, yang mengkaitkan perayaan Natal Bersama dengan Musda, terutama soal siapa yang lebih berperan. Tapi semua niat busuk ini sudah diketahui DPP. Pa Ketua (John Kaunang) sudah tanya langsung kepada Pa Sekjen semua itu, dan ternyata semua itu cuma rumor. Semua kelakuan politik Jefri dan timnya sudah diketahui Pa Sekjen, dan ini juga akan disampaikan ke Pa Edy Pramono dan Pak BKH (Benny Kabur Harman),” tegas sumber itu lagi.

Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Ir John Kaunang, MS, dalam rapat lengkap pengurus DPD menjelang Musda, telah memberikan kebebasan sepenuhnya kepada seluruh kader Partai Demokrat NTT untuk maju bertarung dalam Musda yang djadwalkan April mendatang. “Silahkan maju menjadi calon ketua DPD, ruang demokrasi ini terbuka, silahkan mendaftar, untuk diproses sesuai mekanisme organisasi,” kata mantan birokrat cerdas ini yang selama memimpin PD NTT selalu menciptakan suasana yang kondusif, tanpa ada konflik.

Kader Partai Demokrat di DPP asal NTT yang menyatakan siap maju dalam Musda antara lain, Jefri Riwu Kore, Gustav Tamo Bapa, dan Anita Gah. (her/osh)

Foto : Edy Baskoro Yudhoyono membacakan SK Badan Pengurus DPD PD NTT, pada pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat NTT periode 2011-2016 di Aula Paroki Sta Maria Asumpta, Mei 2011.