Kepsek Stela Maris Kecam Tindakan Brutal Oknum Polisi Mabar

by -112 views

Labuan Bajo, mediantt.com – Tindakan oknum anggota Polres Manggarai Barat (Mabar), Erlando Sebo, sudah diluar kewajaran dan tidak etis. Sabtu (23/1) siang, oknum polisi itu mendatangi sekolah dan menganiaya beberapa siswa SMKStela Maris Labuan Bajo. Kepala Sekolah SMK Stela Maris, Romo Yohanes Hardin, Pr, mengecam keras tindakan brutal oknum polisi tidak etis itu.

Kepada Wartawan, Romo Yohanes menjelaskan, apa yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap sekolah dan anak muridnya tidak mencerminkan tugas sebagai polisi yang mengayomi dan menjaga keamanan di wilayah Mabar.

“Seharusnya polisi mengetahui tata cara masuk di lembaga orang lain. Ini adalah lembaga pendidikan, bukan seenaknya masuk secara membabi buta di lingkungan sekolah,” kecam Romo Yohanes.

Rm Yohanes Hardin menegaskan, pihak Yayasan Sukma selaku pemilik sekolah akan melaporkan kejadian tersebut kepada Komnas HAM dan Polres Mabar. “Tindakan oknum anggota polisi terhadap siswanya itu sangat merusak citra pendidikan karena menyelesaikan persoalan secara arogan serta merusaka citra institusi kepolisian. Sangat disayangkan sikap oknum polisi tersebut, tidak punya etika. sebaiknya kalau ada persoalan diselesaikan secara baik, bukan dengan cara seperti ini, agar tidak menganggu mental peserta didik,” tandas Romo Yohanes.

,Kapolres Mabar AKBP Supiyanto saat dikonfirmasi ke ponselnya belum bisa mengomentari persoalan ini. Ia mengaku belum memperoleh laporan dari bawahannya.

Informasi yang dihimpun mediantt.com, Sabtu (23/1) siang , anggota polisi bernama Erlando Sebo (ES) melakukan penganiayaan terhadap beberapa siswa SMK Stela Maris Labuan Bajo. Oknum polisi tersebut masuk ke ruang kelas saat sedang terjadi proses kegiatan belajar mengajar (KBM), sekitar pukul 10.00 Wita.

Tidak terima teman sekolah dianiaya, beberapa siswa SMK Stela Maris mengamuk dan melakukan perlawanan terhadap Erlando Sebo. Beberapa guru yang berusaha melarang oknum tersebut masuk ke dalam ruang kelas hampir mendapat pukulan. Tindakan brutal Erlando Sebo itu diduga karena persoalan pribadi antara adiknya yang juga siswa SMK Stela Maris dengan teman sesama sekolahnya. (satria)

Foto : Komplotan polisi memasuki kawasan SMK Stela Maris.