Pemulung Temukan Orok Bayi Dekat Kantor Polisi

by -133 views

Kupang, mediantt.com – Warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (20/1), dihebohkan dengan penemuan orok bayi berjenis kelamin perempuan dekat kantor polisi. Orok bayi itu ditemukan dalam kotak sampah.

Orok bayi yang ditemukan warga itu diduga sengaja dibuang oleh ibu kandungnya. Namun sayang, ketika ditemukan bayi tersebut sudah meninggal.

Kejadian yang menghebohkan warga Kabupaten TTS itu akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat. Ketika dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

Bayi malang berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan seorang pemulung ketika dirinya hendak memungut sampah dari tempat disimpannya bayi itu.

Dalam temuan pemulung itu, bayi itu disimpan rapi dalam kotak sampah yang mana tubuh bayi itu masih dilumuri ari-ari yang masih dalam kondisi basah.

Selain jazad bayi, pemulung itu juga menemukan 2 pakaian dalam (CD) milik seorang wanita yang diduga sebagai pelaku pembuang bayi malang itu.

Bukan saja itu, disamping bayi malang yang sudah tidak bernyawa itu ditemukan 3 buah celana pendek dan kepala bayi dibungkus dengan sehelai kain.
Dugaan sementara, pembuagan bayi itu merupakan hasil hubungan gelap pelaku yang tidak menginginkan bayi itu hadir dalam kehidupannya.

Dr. Dodik Prasetyo, salah satu dokter di RSUD So’E yang dikonfirmasi wartawan menuturkan, untuk mengungkap siapa pelaku dari kasus itu, pihak kepolisian untuk sementara bekerjasama dengan Ketua RT dan Bidan Desa (Bides) wilayah itu untuk mendata seluruh warga yang sedang mengandung.

Kasat Reskrim Polres TTS, AKP, Faria Arista , mengatakan, pihak kepolisian terus mengumpulkan bahan dan ketetangan di wilayah kejadian serta akan melakukan outopsi terhadap jasad bayi yang ditemukan itu.

Menurut Faria, semuanya itu dilakukan untuk mendukung pihak kepolisian dalam mengungkap kasus dan pelaku pembuangan jasad bayi itu.

“Untuk sementara kami kumpulkan bahan dan keterangan dan akan lakukan outopsi terhadap jasad bayi untuk bisa ungkap motif dan pelaku pembuangan bayi malang itu,”kata Faria. (che)

Foto : Ilustrasi