Mobil Pemadaman Kebakaran Siap Beroperasi di Ende

by -51 views

Ende, mediantt.com – Warga Ende sepertinya tidak lagi resah ketika terjadi kebakaran. Sebab, sebuah mobil pemadam kebakaran (Damkar) kini sudah ada di Ende. Satu unit mobil Damkar sudah tiba di Ende, Minggu (13/12).

“Benar ada satu unit Damkar yang baru tiba. Mobil dengan kapasitas sedang ini sesuai dengan usulan dan sesuai juga dengan  kondisi wilayah Kabupaten Ende, khususnya Kota Ende yang memiliki kepadatan perumahan dan jalan yang hanya bisa di lalui oleh mobil Damkar ukuran sedang,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Ende, Muslim Rauf kepada mediantt.com, Senin (14/12).
Ia mengatakan, pengadaan mobil Damkar yang diajukan sesuai dengan kondisi wilayah Ende. Kalau pengadaan yang besar maka mobil Damkat pastinya tidak bisa masuk lorong. Pengadaan mobil Damkar ini melalui APBD Perubahan dengan alokasi anggaran Rp 1,3 miliar lebih.
“Pengadaannya melalui BPBD melalui APBD perubahan 2015 ini dan bukan bantuan dari Kementrian atau dari lembaga apa,” katanya. Karena itu, untuk mengoperasikannya pihaknya sudah melakukan rekrutman tenaga di luar dari  staf BPBD. Kepada mereka akan dilakukan training untuk mengoperasikan mobil Damkar tersebut.
“Tenaga kita sudah rekrut dari lulusan SMA. Sebelum di lakukan training kita akan brifing mereka lebih dulu biar mereka tau tugas mereka dan bertugas 24 jam,” tegas Muslim Rauf, dan menambahkan, pelatihan di lakukan instruktur dari Kupang dan dari pihak mitsubishi.
Muslim Rauf juga mengatakan, selain satu mobil Damkar, sudah tiba di Kupang tiga unit mobil bantuan untuk tsunami dan satu speedboat dengan kapasitas penumpang 12 orang bantuan dari BNPBN Pusat.yang ditaksir total harganya Rp 2,4 miliar.
Pihaknya juga dalam tahun anggaran 2016 akan mengajukan lagi permohonan dari Direktur Jenderal PUN sebuah mobil Damkar, ,mobil tangki air dan sebuah ambulance. “Mudah-mudahan apa yang kita ajukan ini bisa diterima oleh pihak pusat,” sebut Muslim Rauf.
PPK Mobil Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Ariatus Temu mengatakan, proses pengadaan mobil Damkar sudah sesuai prosedur yang berlaku dan dilakukan secara terbuka. “Proses pelelangan semuanya berdasarkan E-Katalog dan tidak direkayasa atau memenangkan kontraktor tertentu,” katanya.
Anggota DPRD Ende Haji Pua Ndale ketika dikonfirmasi mengataka, keberadaan mobil tersebut harus digunakan sesuai dengan peruntukan dan harus siap 1×24 jam.
“Mudah-mudahan bisa membantu pemadaman api saat kebakaran. Untuk itu petugas harus siap 24 jam dan kewaspadaan itu harus ada,” kata politisi PKPI ini. (ale)

Foto : Mobil Damkra yang sedang parkir di kantor BPBD Ende. (Foto:mediantt/LEKSI)