Pesawat Gergia Air Terbakar di Bandara Aroeboesman Ende

by -49 views

Ende, mediantt.com — Pesawat Gergia Air berjenis PK-GMA terbakar di Bandar Udara Haji Aroeboesman Ende pada Selasa (1/12/2015) sekitar pukul 15.00 Wita. Petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-KP) Bandara bergegas menuju ke titik api pada badan pesawat dan berupaya memadamkan. Sementara petugas lainnya mengevakuasi para awak pesawat menuju ambulance yang sudah siap di sekitar TKP.
Laporan Kepala Unit PKP-KP, Nggae Resyd menyebutkan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia, 5 luka berat,17 luka ringan dan 55 penumpang selamat. Semua korban telah dievakuasi oleh petugas bandara.
Peristiwa tersebut terjadi saat simulasi atau latihan penanggulangan kecelakaan pesawat yang digelar pihak Bandara Aroeboesman untuk meningkatkan daya tanggap darurat petugas Bandara.
Sebelum itu, para simulator melakukan apel di pelataran parkir Bandara. Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Bandara Djarot Subianto.
Djator mengatakan, simulasi ini adalah pertama kali dilakukan. Para simulator dapat berperan secara baik dan cepat memadamkan api pada badan pesawat. Selain itu, para simulator dapat mengevakuasi para penumpang dari kecelakaan tersebut.
“Simulasi ini untuk menyikapi penanggulangan kebakaran pesawat. Kalau terjadi sebenarnya maka akan dijadikan SOP,” katanya
Djarot mengkronologiskan bahwa pesawat menuju ke Ende mengalami gangguan pada mesin lalu terbakar. Pihak tower mengabarkan peristiwa tersebut kepada pihak bandara dan pihak rumah sakit.
“Lalu kami perintahkan pihak unit PKP-PK Bandar Udara untuk menyikapi kecelakaan darurat tersebut.” ujar Djarot, di ruang kerjanya.
Petugas PKP-PK Bandara Aroeboesman yang tidak disebutkan namanya ketika diminta komentar usai simulasi mengatakan hal yang biasa baginya karena adalah profesinya. Ia mengaku sudah berulang kali melakukan pelatihan khusus ketika di Jaya Pura-Papua. “Ini biasa buat saya. Resiko pasti saya terima,”ujar dia singkat.
Ia pun sudah siap jika kecelakaan benar-benar terjadi di Bandara. Darurat seperti apapun dirinya tetap berkomitmen menjalankan tugasnya. “Ini profesi saya jadi saya siap. Kami juga siap semua. Resiko siap diterima,”Katanya lagi.
Saksi dalam simulasi tersebut pihak TNI dari Kodim 1602, pihak Kepolisian serta masyarakat. Semetara Bupati Marsel Petu terlambat menyaksikan latihan tersebut. (ian bala)
Ket Foto : Para Simulator dari petugas PKP-PK Bandar Udara sibuk memadamkan api di badan pesawat.