Sosialisasi Empat Pilar, Liyanto Singgung Konsep Three Patria Bilateral

by -20 views

Ende, mediantt.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abraham Paul Liyanto melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada para guru yang terhimpun dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ende. Sosialisasi tersebut berlangsung di Lantai dua, Kantor Bupati Ende, Sabtu, (14/11/2015).

Selain memaparkan materi kebangsaan, Liyanto juga menyinggung soal kerja sama three patria bilateral yakni Indonesia yang diwakili NTT, Timor Leste dan Negara Australia. Konsep ketiga negara ini yaitu untuk memperkuat bidang ekonomi, pariwisata serta kehiduan sosial budaya.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut selain untuk memikat hubungan emosional ketiga negara juga untuk mempercepat perputaran ekonomi masyarakat. Selain itu, untuk menjalin hubungan di segala bidang apalagi didukung dengan letak geografis khusus untuk NTT dan Negara Timor Leste.

“Kami sudah melakukan pertemuan ketiga negara dan kami sepakat untuk kerja sama three bilateral. Kami fokus pada bidang ekonomi, pariwisata dan kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan strategi pemicu percepatan pembangunan ekonomi masyarakat NTT khususnya. Beberapa potensi alam misalnya sektor pariwisata dan kehidupan sosial budaya NTT yang belakangan ini menjadi sorotan dunia dapat mendongkrak keterpurukan ekonomi masyarakat.

“Kita tahu bersama, NTT kaya dengan potensi alam dan kehidupan sosial yang beragam. Meningkatanya ekonomi masyarakat juga bisa dilihat dari potensi-potensi ini,” kata Liyanto.

Anggota DPD ini optimis interkoneksi ketiga negara berjalan baik seperti yang dilakukan negara-negara lain. Seperti halnya kerjasama ketiga negara yakni Cina, Korea dan Turki dimana permutaran ekonomi berjalan baik hingga saat ini.

Ia berharap, masyarakat, pemerintah mulai tingkat desa hingga kabupaten serta stakeholder lainnya mendukung sepenuhnya hubungan tersebut agar membawa perubahan bagi masyarakat NTT ke depan.

“Kita memang miskin tapi bukan miskin sumber daya alam. Jadi, kita minta dukungan semua agar ekonomi kita berjalan baik. Mari kita sama-sama mendukung kerjasama ini, karena kita tahu NTT ini adalah pintu masuk dari Timor Leste dan Australia. Saya yakin ada perubahan bagi daerah kita,” jelas Liyanto. (ian bala)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments