Gempa di Alor Sudah Bencana Nasional

by -100 views

Kupang, mediantt.com — Bupati Alor, Amon Djobo menilai, gempa yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Alor sesungguhnya sudah masuk terkategori bencana nasional.

Kepada wartawan Amon Djobo mengatakan, kewenangan menentukan status bencana nasional bukan di pemerintah kabupaten, tetapi dari pusat. Untuk itu, dengan kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke Alor untuk melihat keadaan masyarakat, bencana ini menjadi bencana nasional.

“Kalau tanya saya apakah ini bencana nasional, saya kira bisa tapi itu musti pemerintah pusat yang umumkan. Memang gempa susulan tetap terjadi hanya kecilan saja. Tapi kerusakan bangunan terutama di beberapa kecamatan memang cukup parah,” jelas Amon Djobo ketika mendampingi Kepala BNPB Pusat di Ruang VIP Bandara El Tari Kupang, Jumat (6/11/2015) sebelum berangkat ke Alor menggunakan pesawat carteran Susi Air Sekitar pukul 08.30 Wita.

Seperti diberitakan, sebanyak 1.098 rumah warga di Kabupaten Alor, rusak berat akibat gempa bumi 6,2 skala Richter (SR) yang mengguncang itu, Rabu (4/11/2015).
Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Alor, Semuel Datemoli, mengatakan kepada Jumat (6/11/2015), bahwa ribuan rumah yang rusak tersebut tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Alor Timur, Alor Selatan, Alor Timur Laut, dan Lembur.
“Ada sembilan kecamatan yang terkena dampak bencana gempa bumi. Namun, baru empat kecamatan yang berhasil didata,” kata Semuel.
Saat ini, dia melanjutkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan PMI masih terus mendata rumah warga lainnya yang mengalami kerusakan.
Selain ribuan rumah, Semuel melanjutkan, sebanyak 64 fasilitas publik, seperti gereja, sekolah, puskesmas, kantor desa, kantor koperasi, dan pusat perbelanjaan, dikabarkan rusak ringan hingga berat.
Semuel menambahkan, lima kecamatan lainnya yang belum didata adalah Kecamatan Alor Tengah Utara, Teluk Mutiara, Kabola, Pureman, dan Mataru.
Lokasi dengan kerusakan paling banyak adalah Desa Maritaeng. Semua rumah warga di desa itu rusak berat. Dua gereja rusak cukup parah.
Saat ini, warga desa mengungsi di halaman SD Negeri Maritaeng. Beruntung, tidak ada korban jiwa di desa itu. Hanya, seorang warga menderita patah tulang tangan, dan tujuh warga lainnya luka ringan. (jdz)

Ket Foto : Bupati Alor, Amon Djobo, sedang menjelaskan tentang bencana Alor kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, Jumad, (6/11/2015) di Bandara El Tari Kupang.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments