Mantan Pansek Divonis Tiga Tahun, Panitera Yang Dituding

by -51 views

Kupang, mediantt.com — Gerson Tanuab, mantan Panitera Sekretaris (Pansek) Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Kupang, divonis majelis hakim PN Klas 1A Kupang dengan pidana penjara selama tiga tahun. “Gerson divonis 3 tahun penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dalam kasus pemalsuan keterangan dalam perkara perdata antara keluarga Koemesah dan Oematan, beberapa waktu lalu,” kata, Dr I Ketut Sudira, S.H  di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Kupang, Senin (2/11/2015).

Sudira menilai apa yang dilakukan oleh terdakwa telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana berdasarkan barang bukti dan juga keterangan dari ahli.

“Mantan Panitera Sekretaris (Pansek) Klas I A Kupang divonis selama 3 tahun penjara. Terdakwa divonis selama 3 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana dalam kasus memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi dalam kasus perdata, “ kata Sudira.

Yohanes Daniel Rihi, SH yang dihubungi secara terpisah menegaskan, terdakwa menyatakan banding atas putusan majelis hakim PN Klas I A Kupang. Pasalnya, dirinya tidak sependapat dengan putusan majelis hakim terhadap terdakwa.

Menurutnya, perbuatan itu tidak seharusnya menjadi tanggungjawab terdakwa. Jika saat itu menurut majelis hakim bahwa keterangan terdakwa itu palsu, hakim saat itu langsung mengeluarkan penetapan yang menyatakan bahwa keterangan terdakwa itu salah atau palsu.

“Itu bukan tanggungjawab terdakwa, itu hanyalah kesalahan pengetikan oleh penitera PN Klas I A Kupang. Jika saat itu hakim merasa bahwa keterangannya palsu, langsung saja ditegur jangan biarkan sampai berlarut-larur oleh hakim, “ tegas pengacara yang akrab disapa JR.

Menurut JR, keterangan yang diberikan terdakwa saat itu sudah benar menurut hakim, sehingga kasus itu diputuskan oleh majelis hakim PN Klas I A Kupang dalam kasus perdata antara Koemesah dan Oematan.

“Kalau saya, manusia punya kekhilafan jadi itu bukan tanggungjawab terdakwa. Saya rasa itu tanggungjawab penitera PN Klas I A Kupang yang saat itu mencatat berita acara persidangan. Karena waktu periksa saksi-saksi menyatakan bahwa saat itu terdakwa tidak pernah berikan keterangan palsu, “ katanya. (che)

Ket Foto : Gerson Tanuab (baju merah) ketika dikawal memasuki ruang siding di Pengadilan Negeri Kupang.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments