Petisi ‘Cabut Hukuman Rossi’ Capai 120.000 Pendukung

by -17 views

LONDON — Pembalap Yamaha Movistar Valentino Rossi dikenakan hukuman penalti start paling belakang pada seri terakhir di Valencia setelah dinyatakan bersalah dalam insiden tabrakan yang membuat pembalap Repsol Honda Marc Marquez terjatuh di Grand Prix Malaysia, Minggu (25/10).

Sejak kejadian tersebut, beredar petisi untuk mencabut penalti Rossi. Nicholas Davis dari Virginia Water di Inggris, penggagas petisi ini, telah mendapatkan 121.264 pendukung di Change.org hingga Senin Senin sore ini.

“Integritas MotoGP jatuh ke tingkat memalukan. Anda telah mendukung taktik kotor dengan menghukum Rossi yang mengejar gelar juara sembari menghadapi gangguan dan sabotase Marc Marquez. Pada saat yang bersamaan Anda membiarkan Jorge Lorenzo menyalip pada saat keadaan bendera kuning, tanpa penalti,” kata Davis dalam petisinya kepada MotoGP Race Director Mike Webb dan pejabat FIM.

“Menjustifikasi perbuatan Marquez sama seperti halnya memperbolehkan pembalap saling menembak,” lanjut Davis.

Davis meminta Webb dan pejabat FIM untuk membatalkan penalti Rossi supaya Rossi bisa mengejar gelar juara dengan adil sesuai dengan posisi pada kualifikasi. “Dengan membatalkan penalti Rossi, Anda akan mengembalikan integritas MotoGP,” kata Davis.

Rudi De Blick, seorang warga Belgia yang ikut menandatangani petisi tersebut, mengatakan bahwa FIM berlaku tidak adil dengan hanya menghukum Rossi dan membiarkan Marquez lolos tanpa hukuman padahal Marquez sengaja menghalang-halangi Rossi.

“Hukuman juga harus diberikan kepada Lorenzo karena menyalip Loris Baz pada bendera kuning. Ayolah bersikap serius dan adil!” kata De Blick.

Ahmad Nauman dari Pakistan menandatangani petisi ini karena dia merasa Rossi dan Lorenzo adalah calon juara. “Marc tidak ada hubungannya dengan perebutan juara dan dia sengaja ikut campur dengan Rossi dengan cara menyundul dengkul Rossi dengan helm,” kata Nauman.

Senada dengan Nauman, Nguyen Nhan dari Vietnam mengatakan bahwa dirinya hanya ingin melihat balapan yang adil menuju gelar juara.

Butuh 33 Ribu Tanda Tangan

Popularitas MotoGP tengah dipertaruhkan setelah Race Direction resmi menjatuhkan hukuman tiga poin penalti kepada Valentino Rossi terkait insiden yang melibatkan Marc Marquez terjatuh di tikungan 14, Sirkuit Internasional Sepang (SIC). Tak berapa lama setelah joki Movistar Yamaha kena sanksi, petisi untuk membatalkan hukuman pimpinan klasemen sementara MotoGP muncul.

Seperti dikutip dari Change.org, Senin (26/10/2015), gelaran MotoGP seperti merancang agenda untuk mengkhianati pembalap dan penggemar. Ini merupakan tindakan yang kurang sportif dan penuh dengan intrik, terutama menghukum Rossi. Bahkan keputusan Race Direction menyiratkan bahwa mereka memaafkan Marquez.

“Karena kami menyerukan kepada Anda untuk membalikkan hukuman untuk Valentino Rossi. Sehingga ia dapat terus mengejar gelar juara dalam situasi yang adil. Mulai dari mengikuti proses sesi latihan sampai berebut tempat pada balapan di babak kualifikasi,” demikian pernyataan petisi dilaman Change.org.

Saat ini petisi untuk membatalkan hukuman Rossi masih menyisakan 33 ribu dari 150 ribu tanda tangan yang dibutuhkan. Sebelum dilaporkan kepada Race Direction. (detiksport)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments