Majelis Hakim Tolak Pra Peradilan Sam Haning

by -146 views

Kupang, mediantt.com — Upaya hukum yang dilakukan Samuel Haning yang mempra peradilan-kan Polres Kupang Kota, akhirnya kandas. Sebab, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas I A Kupang, menolak pra peradilan Sam Haning.

Herbert Herera, majelis hakim yang memimpin sidang Pra Peradilan antara Samuel Haning selaku pemohon dan Polres Kupag Kota selaku termohon, Senin (19/10/2015) sekitar pukul 09.30 Wita, di Pengadilan Neegeri (PN) Klas I A Kupang, dengan agenda pembacaan putusan oleh hakim PN Klas I A Kupang, menyatakan menolak pra peradilan Sam Haning.

Majelis hakim dalam putusannya menegaskan, proses penyilidikan yang dilakukan tim penyidik Polres Kupang Kota terkait masalah dugaan tindak pidana peggunaan gelar doktor palsu oleh tersangka Samuel Haning dinyatakan telah sesusai dengan Standar Operasional (SOP) pada kepolisian.

Untuk itu, kata hakim, permohonan pra peradilan yang diajukan oleh pemoho (Samuel Haning) terhadap Polres Kupang Kota (termohon) dinyatakan ditolak secara keseluruhannya.

“Proses penyilidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Kupang Kota sudah sesuai dengan SOP. Untuk itu, permohonan pra peradilan oleh Sam Haning (pemohon) terhada Polres Kupang Kota (termohon) dinyatakan ditolak secara keseluruhan, “ tegas hakim.

Menurut hakim, penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Kupang Kota dinyatakan sah, karena sudah melalui beberapa tahap seperti ada surat pemberitahuan dimulai penyidikan, surat pemberitahuan hasil penyidikan, laporan polisi dan beberapa alat bukti lainnya.

Lesly Anderson Lay, selaku kuasa hukum pemohon pra peradilan yang ditemui usai sidang menuturkan, putusan majelis hakim dinilai tidak adil. Sebab, beberapa alat bukti yang dinilai tidak memenuhi unsur tindak pidana, tidak disebutkan secara detail oleh majelis hakim.

Menurut dia, seharusnya pra peradilan yang diajukan oleh pemohon dapat diterima oleh hakim, namun keputusan hakim harus dihormati oleh pihak pemohon. Pasalnya, itu merupakan keputusan akhir dari majelis hakim PN Klas I A Kupang.

“Kalau seharusnya hakim menerima pra peradilan kami. Dan memerintahkan menghentikan perkara itu. Karena ada beberapa alat bukti yang dalam putusan tidak disebutkan oleh hakim, “ katanya. (che)

Ket Foto : Hakim PN Klas I A Kupang Herbert Herefa ketika membacakan putusan Pra Peradilan antara Samuel Haning dan Polres Kupang Kota.

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments