Tersangka Korupsi Dermaga Kembalikan Uang Rp 3,5 Miliar

by -67 views

Kupang, mediantt.com – Direktur PT Linggar Jati, Arya Permadi Tanata Kusuma, yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dua dermaga di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), mengembalikan uang sebanyak Rp 3,5 miliar kepada Kejaksaan Tinggi NTT.

Didampingi kuasa hukumnya, tersangka Arya yang menjadi kontraktor pelaksana dalam pengerjakan dermaga di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor itu membawa uang yang disimpan di dalam dua koper ke dalam ruangan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi NTT.
Koper itu berisikan uang tunai dengan jumlah sebesar Rp 3,5 miliar dalam lembaran seratus ribu rupiah. Tiga petugas bank yang didatangkan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi langsung melakukan penghitungan menggunakan mesin.
Arya berencana membawa lagi Rp 2,5 miliar agar bisa menggenapi Rp 6 miliar. Ini adalah angka kerugian terkait proyek pembangunan proyek dermaga tersebut.
Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, John W Purba, kepada sejumlah wartawan Kamis (10/9/2015) mengatakan, pengembalian uang itu atas inisiatif tersangka, setelah pihaknya menggunakan sejumlah trik, yang menggugah tersangka untuk mengembalikan uang hasil kejahatannya.
Menurut John, dugaan modus korupsi yang dilakukan tersangka adalah dengan mengurangi volume pengerjaan proyek
Sementara itu, penasehat hukum Arya, Budi Nugroho Negro mengaku, uang yang diserahkan hari ini adalah milik orangtua Arya yang dititipkan kepada jaksa penuntut, dan sewaktu-waktu bisa diambil kembali jika kliennya tak terbukti bersalah dalam persidangan.
“Klien saya hari ini melakukan penitipan uang negara. Bilamana nanti dalam putusan pengadilan dan kerugiannya tidak sebesar yang kita titipkan, maka nanti akan dikembalikan. Kita ada itikad baik untuk mengembalikan kerugian negaranya. Pengembalian ini atas inisiatif orang tua tersangka. Tujuannya kita baik untuk mengembalikan, supaya meringankan putusan pengadilan,” kata Budi.

Untuk diketahui, dalam proyek ini, kejaksaan telah memeriksa 17 orang. Sebanyak 11 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuh di antaranya telah ditahan di Rumah Tahanan Negara kelas II Kupang. (kpc/jk)

Foto : Ilustrasi

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments