Persap Alor Juara Suratin Cup 2015, Persebata Catat Top Scorer

by -64 views

Kalabahi, mediantt.com — Persap Alor menjadi juara partai final sepak bola Suratin Cup 2015 U-17, setelah menang tipis 2-1 atas Persebata Lembata dalam pertandingan final di stadion Batunirwala Kalabahi, Senin (3/8/2015) petang. Dalam pertandingan itu, striker Persebata Lembata, Sharil Bara terpilih menjadi pemain terbaik sekaligus sebagai top scorer dengan mengoleksi tujuh gol.

Laga yang dipimpin wasit Antonius Rismiaji berlangsung sengit. Kedua tim yang sama-sama ingin juara dalam turnamen tahunan ini menurunkan pemain-pemain inti. Sejak menit pertama kedua tim saling serang dan menampilkan bola-bola pendek. Anak-anak Persap Alor terus menekan pertahanan Persebata Lembata, yang dibangun melalui sayap kanan dengan mengandalkan Marcel Fanmakuni. Sedangkan Persebata Lembata juga mengandalkan penyerang mereka yang lolos ke Pra PON NTT, Sharil Bara.

Pertandingan baru berjalan menit ke depan, Marcel Fanmakuni mengubah kedudukan menjadi 1-0. Marcel yang berdiri bebas dengan mudah memasukan bola ke dalam jala yang dikawal oleh Umar. Gol ini tercipta setelah pemain yang akan berlatih di klub elit Liga Inggris Manchenter United (MU) ini menerima umpan lambung dari sisi kiri.

Sebelum turun minum, anak-anak asuhan Simon Langodai menyamakan kedudukan pada menit ke 33 menjadi 1-1. Gol ini bermula setelah terjadi pelanggaran di luar kotak penalti. Rinaldy Syam yang mengambil tendangan, langsung menusuk ke area pertahanan Persap Alor. Ketika terjadi kemelut, Sharil Bara bergerak cepat dan menendang bola ke gawang. Skor imbang ini bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, kedua tim mulai saling serang dan menampilkan permainan keras. Persap Alor yang didukung penuh para suporter menampilkan permainan pendek. Sesekali anak-anak asuhan Made Dejan Ibrahim ini bermain keras yang memaksa pemain Persebata Lembata ditandu keluar lapangan.

Menit ke 71, pemain Persap Alor Tri A. Moka mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol ini tercipta dari tendangan luar kotak penalti yang tidak bisa dihalau oleh kiper Persebata Lembata, Umar. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tetap 2-1 untuk kemenagan Persap Alor.

Persap Harus Dievaluasi

Mantan pelatih Persap Alor, Alex Parera meminta agar manajemen Persap Alor harus dievaluasi total. Menurut dia, suatu kerugian besar, jika Sharil Bara tidak lolos seleksi oleh tim pelatih Persap Alor, tapi bermain hebat di Persebata Lembata. “Nah, itu yang jadi tanda tanya buat kita. Sharil di Persap dia tidak lolos seleksi, tapi main di Lembata dia jadi pemain terbaik, top scorer dan lolos dalam Pra PON,” ujarnya.

Pelatih Persap Alor, Arifin Panara mengatakan, keberadaan Persap harus ditinjau kembali, karena dalam seleksi pemain harus melihat yang terbaik. Apalagi kalau harus melihat jatah-jatah dari klub sepak bola di Alor. “Harus seleksi yang terbaik itu yang dipakai. Kalau kita lihat Sharil dan lolos ke Pra PON, lalu kenapa dia bisa tidak lolos dalam seleksi oleh Persap Alor,” tanya Panara.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Alor, Amon Djobo dalam penutupan Suratin Cup U-17 mengatakan, sepak bola merupakan kehormatan dan kebanggaan. Menurutnya, sepak bola di NTT telah mengakar dan telah menunjukan kemajuannya dan mengangkat pretasi olahraga NTT.

Sepak bola, sebut Lebu Raya, juga sarana untuk mengangkat harkat dan martabat suatu negara. Karena itu, ia berharap, tim yang belum juara agar terus berlatih dengan maksimal. “Jangan menyerah dan terus berlatih,” ungkapnya. (joka)

Foto : Kesebelasan Persap Alor pose bersama, setelah menang 2-1 atas Persebata Lembata.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments