Astaga! 87 Paket Proyek di Sikka Gagal Tender

by -105 views

Maumere, mediantt.com – Astaga! Ini berita yang amat mengejutkan masyarakat Kabupaten Sikka. Sebab, dalam tahun anggaran 2015 ini, rakyat di Kabupaten Tzunami itu bakal tidak merasakan sentuhan pembangunan dalam bentuk proyek fisik. Alasannya, dipastikan 87 paket proyek bakal gagal tender karena berbagai alasan.

Informasi tentang ini terekam dalam rapat dengar pendapat antara DPRD Sikka dengan Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka, bagian Pembangunan Setda Sikka, LPSE Kabupaten Sikka dan UPL Kabupaten Sikka, Kamis (30/7/2015). Rapat dengar pendapat ini dipimpin secara bergantian Wakil Ketua DPRD Sikka Donatus David dan Stephanus Say.

Eva Tunggal dari ULP Kabupaten Sikka menjelaskan, untuk tahun 2015 ini, sebanyak 198 paket proyek dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Sikka siap dilelang. Namun sampai dengan Kamis (30/7), baru 111 paket proyek yang sudah sampai ke tahap penetapan pemenang. Sisanya, sebanyak 87 paket proyek, di mana 34 paket proyek sementara dalam proses, sedangkan 53 paket proyek prosesnya sama sekali belum dilaksanakan.

Yeni Daniel, staf pada Bagian Pembangunan menjelaskan, Bagian Pembangunan sudah menyampaikan ke seluruh SKPD bahwa semua pelelangan proyek yang melalui LPSE diberi batas waktu sampai dengan Jumat (31/7). Dengan waktu yang tinggal satu hari saja, sepertinya sangat tidak mungkin 87 paket proyek sampai pada proses penetapan pemenang.

Melihat kondisi ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat Agustinus Romualdus Heny mempertanyakan alasan hingga telambatnya proses pelelangan paket-paket proyek. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Fred K. Djen menjelaskan, salah satu alasan yakni sumber daya manusia yang terbatas. Menurut dia, di Sikka hanya ada 48 orang pegawai negeri yang siap dan bersedia menjadi anggota kelompok kerja.

Wakil Ketua DPRD Sikka Stephanus Say berpendapat, 87 paket proyek yang hingga kini belum pada tahapan pemenang hampir pasti bakal gagal lelang. “Jika ini terjadi, saya sangat menyesalkan kondisi ini karena berakibat pada rendahnya penyerapan dana yang berimplikasi kepada kepentingan pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Sikka,” tegasnya, mengingatkan.

Mediantt.com belum mendapat detail 87 paket proyek yang bakal gagal tender, termasuk nomenklatur dan pagu anggarannya. Jika benar 87 paket proyek ini gagal tender, maka hampir bisa dipastikan sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2015 akan membengkak. Tahun lalu, Silpa Kabupaten Sikka mencapai Rp 103 miliar, dan kontribusinya juga antara lain dari gagalnya pelelangan banyak proyek. (palupy tana maku)

Foto: Stephanus Say.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments