Menristekdikti Minta Lebu Raya Cek Ijazah PNS

by -113 views

Kupang, mediantt.com — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir meminta Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, untuk mulai mengecek ijazah para pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di Pemerintahan Provinsi NTT.

Hal itu dikemukakan Nasir dalam kunjungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (1/6).

Nasir juga meminta kepada Rektor Undana Frederik Benu untuk mengecek ijazah yang dimiliki oleh para dosen di Undana Kupang.

Pada saat dialog di aula Undana Kupang, para dosen mengritik kinerja pihak Kemristekdikti selama ini yang dinilai mempersulit serta tidak transparan.

Nasir berjanji akan mengubah cara kerja kementerian menjadi lebih transparan.

Saat ditanya tentang Universitas PGRI Kupang, Nasir menjelaskan, pihaknya belum bisa mengeluarkan keputusan terkait adanya dugaan ijazah serta gelar palsu yang digunakan oleh Rektor PGRI Kupang Samuel Haning.

“Rektor PGRI saat ini kami belum bisa memutuskan kelanjutan hukumnya. Rektor PGRI juga sebagai korban. Ia sendiri sudah melaporkan ke pihak Dikti 2014 lalu,” katanya.

Samuel Haning kuliah dua tahun lebih di Berkeley University. “Sejak Samuel Haning melaporkan kasus itu 2014, gelarnya tidak dipakai lagi hingga saat ini,” katanya.

Sejumlah wartawan yang berusaha menemui rektor tersebut tidak dizinkan oleh satpam kampus.

Sementara itu, ketika ditanya apakah ada universitas yang memiliki rapor merah di NTT, Nasir mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya belum menemukan soal itu.

Namun dari pantauan Kemristek Dikti, ada beberapa universitas yang dicurigai sebagai kampus bodong atau tidak memiliki izin serta terkesan kampus ecek-ecek.

“Jika ingin lebih jelas, masyarakat bisa melihat di pangkalan data perguruan tinggi yang terdaftar di Dikti,” ujarnya. (sp/st)

Foto : Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments