Evakuasi Tujuh Jenazah di Hari ke-13

by -14 views

PANGKALAN BUN – Operasi gabungan tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang dilakukan pada hari ke-13 kembali menemukan jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501. Hingga pukul 11.00, sedikitnya lima jenazah yang ditemukan dan dievakuasi ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Jenazah yang kali pertama datang ke Lanud Iskandar Pangkalan Bun ialah korban ke-42. Jenazah itu dibawa oleh heli Sea Hawk milik Jepang dari Kapal Jepang Takanami sekitar pukul 09.30. Selang beberapa jam kemudian, heli sejenis datang lagi dengan membawa jenazah ke-43 dan 44. ”Jenazah itu diambil dari Kapal Onami,” ujar Dirops Basarnas Marsma SB Supriyadi, Jumat (9/1).

Sekitar 30 menit kemudian, datang heli Dauphin Basarnas yang membawa dua jenazah, yakni korban ke-45 dan 46. Jenazah itu dievakuasi dari KN Pacitan milik Basarnas. Dengan demikian, total ada lima jenazah yang sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Imanudin.

Hasil identifikasi awal menyebutkan, empat jenazah berjenis kelamin laki-laki, yakni nomor 42 hingga 45. Sedangkan jenazah ke-46 diketahui sebagai seorang perempuan.

Sementara itu, dua jenazah yang lain saat ini masih berada di KRI Banda Aceh setelah sebelumnya ditemukan kapal Geo Survey, yang selama ini juga terlibat operasi. Informasi dari ROV Pilot yang ada di Geo Survey, Sari Darmarani, mengatakan bahwa dua jenazah yang ditemukan di kapalnya diduga merupakan pasangan suami istri. ”Mereka masih melekat di kursi. Pada jenazah laki-lakinya masih melekat gendongan bayi,” ujarnya. Namun, jasad yang menyerupai bayi tidak ikut ditemukan.

Dengan temuan pada pencarian hari ke-13 tersebut, sudah 48 korban pesawat AirAsia QZ8501 yang berhasil ditemukan dan dievakuasi. Dari jumlah itu, hingga Kamis (8/1), 25 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Sementara itu, lima jenazah yang baru ditemukan, kemungkinan sore ini akan dibawa ke Surabaya. (jp/jk)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments