Paus Fransiskus di Balik Negosiasi Rahasia Kuba-AS

by -18 views

VATIKAN — Paus Fransiskus dikabarkan memainkan peran penting sebagai fasilitator perbaikan hubungan diplomatik AS-Kuba.

Situs ibtimes.co.uk menulis selama lebih 18 bulan Paus memediasi perundingan rahasia Havana-Washington di Kanada. Peran itu dimulai Paus, pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, dengan mengirim surat pribadi ke Presiden AS Barrack Obama dan pemimpin Kuba Raul Castro.

Setelah itu, Vatikan mempertemuan pejabat kedua negara pada akhir musim gugur 2012.

Dalam pembicaraan telepon 45 menit antara ketiganya, Paus meminta Obama dan Castro sepakat mengesampingkan perbedaan utama, dan menormalkan hubungan kedua negara.

Sejarah diplomati kedua mencatat itulah komunikasi pertama tingkat presiden antar kedua negara, sejak Revolusi Kuba yang dipimpin Fidel Castro.

Kuba dan AS merespon niat tulus Paul. Havana melepas Alan Gross, kontraktor dan mata-mata AS, dari penjara Kuba. Gross mendekam di penjara Kuba selama lima tahun.

Setelah itu keduanya mengumumkan normalisasi hubungan. Washington akan membuka keduataan besar di Havana. Kuba juga akan melakukan hal serupa.

Seorang pejabat AS membenarkan peran penting Paus Fransiskus dalam normalisasi ini. “Dialah yang mendorong AS dan Kuba untuk menjalin hubungan lebih dekat,” ujar pejabat itu.

Surat Paus, masih menurut pejabat itu, yang membuat Obama tergerak. Pada saat yang sama, Raul Castro juga menanggapi positif. (*)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments