Menakertans Janji Tingkatkan Perlindungan TKI

by -84 views

Jakarta, mediantt.com — Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Hanif Dhakiri berjanji akan melakukan peningkatan perlindungan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri, menyusul meningkatnya kekerasan terhadap tenaga kerja di luar negeri.

Bahkan, Hanif mengatakan bahwa sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Hukum dan Ham (Kemkumham), terkait bantuan hukum terhadap TKW dan TKI di luar negeri.

“Kita pasti lakukan peningkatan perlindungan. Saya sudah buat MoU dengan Menkumham mengenai bantuan layanan hukum untuk tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang bermasalah. Saya sudah tandatangan perjanjiannya, nanti dalam pelaksanaan di lapangan saya berkoordinasi dengan Kemkumham, polisi dan kedutaan besar kita,” kata Hanif usai bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Selasa (25/11).

Tetapi, Hanif tidak berani mengatakan akan melakukan moratorium (penghentian sementara) pengiriman TKW atau TKI ke luar negeri.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini hanya mengatakan akan mendorong peningkatan kualitas dari tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri. “Pada kementerian sebelumnya yang dipimpin Muhaimin Iskandar beliau sudah mencanangkan jagi soal zero (nol) PRT (Pembantu rumah tangga) di 2014. Artinya, kedepannya akan didorong bukan tidak mengirim orang sama sekali tetapi yang akan dikirim ke luar negeri adalah skills labour (tenaga kerja berkualitas),” jelas Hanif.

Menurut Hanif, kedepannya tenaga kerja Indonesia akan mengisi sektor formal atau diprofesionalkan. Ia mencontohkan, pekerjaan baby sistter akan ditingkatkan menjadi level perawat.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan lima tahun kedepan pengiriman TKW ke luar negeri harus dihentikan. “Semua ini tentu akan kita akhiri (perlakuan buruk ke TKW). Kita akan masalah TKW, kita dalam 5 tahun harus stop (berhenti kirim) ke luar negeri,” kata JK dalam sambutannya di kantor Kementerian Agama (Kemag), Jakarta, Jumat (21/11).

Sebaliknya, JK mengatakan, untuk menghentikan tersebut diperlukan lapangan kerja baru di dalam negeri. Untuk itu, lanjut JK, pemerintah akan berusaha sebanyak mungkin menciptakan lapangan kerja di tanah air, terutama, lapangan kerja di sektor pertanian yang merupakan sektor andalan di Indonesia. (sp/jk)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments